
SERAYUNEWS – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sudah semakin dekat, berbagai sekolah mulai melakukan persiapan perangkat teknologi yang akan digunakan oleh siswa saat ujian berlangsung.
Salah satu perangkat yang cukup banyak dipakai di lingkungan sekolah adalah Chromebook.
Laptop berbasis ChromeOS ini dikenal ringan, praktis, serta mudah dikelola oleh administrator sekolah.
Namun, dalam proses persiapan tersebut tidak sedikit pengguna yang mengalami kendala teknis pada perangkatnya.
Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah layar Chromebook yang tiba-tiba terkunci dengan pesan “Your system is applying a critical update”.
Kondisi ini membuat perangkat tidak bisa digunakan sementara waktu.
Di sisi lain, masih banyak siswa dan guru yang bertanya-tanya apakah Chromebook benar-benar bisa digunakan untuk mengakses sistem TKA 2026.
Oleh karena itu, penting untuk memahami cara kerja sistem ujian serta langkah-langkah memperbarui ChromeOS agar perangkat tetap kompatibel.
Sebelum melakukan pembaruan perangkat, pengguna perlu memahami terlebih dahulu bagaimana sistem TKA 2026 dijalankan. Secara umum, akses ke sistem ujian tersebut tersedia melalui dua metode utama.
Metode pertama adalah melalui portal simulasi TKA berbasis web yang dapat diakses langsung menggunakan browser
. Metode kedua adalah melalui aplikasi ujian offline yang harus diunduh terlebih dahulu ke perangkat komputer.
Namun, terdapat perbedaan penting pada kedua metode tersebut. Aplikasi offline TKA biasanya menggunakan format file instalasi .exe yang secara khusus dirancang untuk sistem operasi Windows.
Sementara itu, Chromebook menggunakan sistem operasi ChromeOS yang tidak dapat menjalankan file .exe secara langsung.
Dengan kondisi tersebut, Chromebook lebih cocok digunakan untuk mengakses simulasi atau sistem ujian berbasis web.
Oleh karena itu, pihak sekolah perlu memastikan terlebih dahulu metode ujian yang akan digunakan sebelum menyiapkan perangkat.
Jika ujian dilakukan melalui browser, Chromebook masih dapat digunakan dengan baik selama sistem operasinya dalam kondisi terbaru dan stabil.
Pembaruan sistem operasi merupakan langkah penting agar Chromebook tetap kompatibel dengan berbagai aplikasi dan layanan berbasis web.
Versi ChromeOS terbaru biasanya membawa peningkatan keamanan, stabilitas sistem, serta perbaikan bug yang dapat mengganggu kinerja perangkat.
Jika Chromebook tidak diperbarui, ada kemungkinan perangkat mengalami kendala saat mengakses portal ujian atau menjalankan aplikasi tertentu.
Karena itu, siswa maupun guru disarankan untuk memastikan perangkat telah menggunakan versi ChromeOS terbaru sebelum digunakan dalam kegiatan simulasi atau pelaksanaan TKA.
Proses pembaruan ChromeOS sebenarnya cukup mudah dilakukan. Pengguna hanya perlu memastikan perangkat terhubung dengan internet yang stabil agar sistem dapat mengunduh pembaruan terbaru.
Langkah pertama adalah menghubungkan Chromebook ke jaringan Wi-Fi yang stabil.
Jika memungkinkan, perangkat juga sebaiknya tetap terhubung dengan charger agar tidak mati saat proses pembaruan berlangsung.
Setelah itu, buka menu Settings atau Pengaturan yang biasanya dapat diakses melalui ikon roda gigi di bagian kanan bawah layar.
Di dalam menu tersebut, pilih bagian About ChromeOS untuk melihat informasi mengenai versi sistem operasi yang sedang digunakan.
Pada halaman ini pengguna dapat menekan tombol Check for Updates untuk memeriksa apakah tersedia pembaruan sistem terbaru.
Jika pembaruan tersedia, Chromebook akan otomatis mengunduh dan memasang update tersebut.
Setelah proses selesai, pengguna hanya perlu melakukan restart perangkat agar pembaruan dapat diterapkan secara penuh.
Setelah perangkat menyala kembali, Chromebook sudah menggunakan versi ChromeOS terbaru dan siap digunakan untuk mengakses layanan ujian berbasis web.
Selain proses pembaruan biasa, beberapa pengguna juga mengalami kendala ketika Chromebook menampilkan pesan “Your system is applying a critical update”.
Pesan ini biasanya muncul ketika perangkat sedang memperbarui firmware atau sistem penting.
Dalam kondisi normal, proses tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Namun jika layar tetap terkunci dalam waktu lama, kemungkinan terjadi gangguan pada sistem.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menunggu sekitar 10 hingga 15 menit.
Jika tidak ada perubahan, pengguna dapat mencoba melakukan restart paksa dengan menekan dan menahan tombol power hingga perangkat mati.
Apabila perangkat masih mengalami masalah setelah dinyalakan kembali, pengguna dapat melakukan hardware reset.
Cara ini dilakukan dengan menekan tombol Refresh pada keyboard sambil menekan tombol power.
Jika gangguan sistem masih terjadi, opsi lain yang dapat dilakukan adalah reset pabrik atau powerwash.
Proses ini akan menghapus data lokal dan mengembalikan Chromebook ke pengaturan awal.
Dalam kondisi yang lebih serius, pengguna mungkin perlu melakukan recovery sistem menggunakan flashdisk untuk memasang ulang ChromeOS.
Selain itu, memahami cara mengatasi masalah pembaruan seperti error “critical update” juga sangat penting untuk mencegah gangguan saat proses ujian berlangsung.
Dengan persiapan perangkat yang matang, kegiatan TKA di sekolah dapat berjalan lebih lancar tanpa kendala teknis yang berarti.***