
SERAYUNEWS – Keputusan Manchester United untuk tidak memperpanjang kontrak Casemiro mulai memunculkan tanda tanya besar. Hingga bursa transfer musim dingin Liga Inggris resmi ditutup, Setan Merah justru belum menunjukkan langkah konkret untuk mencari pengganti sang gelandang jangkar.
Padahal, peran Casemiro musim ini terbilang sangat vital. Meski sudah menginjak usia 33 tahun, gelandang asal Brasil itu masih menjadi nyawa permainan Manchester United, khususnya dalam laga-laga besar. Ia bukan hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga kerap menjadi pembeda lewat gol dan assist.
Salah satu bukti nyata terlihat saat Manchester United menjamu Fulham di Liga Inggris, Minggu (1/2/2026) WIB. Dalam kemenangan dramatis 3-2 tersebut, Casemiro mencetak gol pembuka sekaligus menyumbang satu assist untuk Matheus Cunha. Sepanjang musim 2025/2026, ia telah tampil 22 kali di Liga Inggris dengan catatan 5 gol dan 2 assist.
Peran krusial itu bahkan membuat Manuel Ugarte, gelandang muda yang didatangkan dari Paris Saint-Germain, belum mampu menggeser posisinya. Casemiro tetap menjadi pilihan utama di lini tengah.
Masalahnya, mencari gelandang jangkar dengan kualitas serupa bukan perkara mudah. Manchester United membutuhkan sosok yang kuat bertahan, cerdas membaca permainan, sekaligus mampu membantu serangan. Namun, tipe pemain seperti itu memiliki harga selangit.
Nama Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion sempat masuk radar. Namun, klub berjuluk The Seagulls tersebut mematok harga lebih dari 100 juta poundsterling untuk gelandang berusia 22 tahun itu. Angka yang dinilai terlalu mahal, apalagi Baleba belum sepenuhnya membuktikan dirinya layak dihargai setinggi itu.
Opsi lain datang dari Bundesliga. Leon Goretzka disebut-sebut menjadi incaran, seiring kontraknya di Bayern Munchen yang dikabarkan tidak akan diperpanjang. Gelandang asal Jerman yang akan berusia 31 tahun pada 6 Februari mendatang itu dinilai sebagai solusi instan berkat pengalaman dan kemampuannya menguasai lini tengah.
Selain itu, ada pula nama Hayden Hackney, mantan anak asuh Michael Carrick di Middlesbrough. Carrick yang kini menjabat sebagai manajer interim Manchester United dikabarkan tertarik memboyong gelandang muda berusia 23 tahun tersebut. Opsi ini dianggap realistis karena harganya relatif terjangkau dan potensinya masih besar.
Namun, jika Manchester United ingin berjudi besar demi masa depan, nama Eduardo Camavinga tak bisa diabaikan. Gelandang Real Madrid itu jarang mendapatkan menit bermain dan situasinya dinilai bisa dimanfaatkan. Sayangnya, Setan Merah harus bersaing dengan klub-klub besar lain seperti Liverpool dan Arsenal, sementara Real Madrid juga telah menegaskan bahwa pemain asal Prancis tersebut tidak dijual.
Dengan waktu yang terus berjalan dan Casemiro yang segera pergi, Manchester United kini berada di persimpangan sulit. Salah langkah memilih pengganti, lini tengah Setan Merah bisa runtuh dalam sekejap.