Senin, 23 Mei 2022

Catat! ASN Cilacap Belum Vaksin Lengkap saat Mudik Lebaran, Bakal Disanksi

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (tengah) didampingi Forkopimda saat memberikan keterangan terkait evaluasi vaksinasi dan mudik Lebaran. (Foto: Ulul Azmi)

Bupati Cilacap Tatto Suwarto sedang gencarkan target capaian vaksinasi booster di Kabupaten Cilacap. Bahkan di bulan Ramadan ini digelar siang dan malam hari. Hal itu dipersiapkan untuk antisipasi lonjakan pemudik saat Lebaran, bahkan ASN (aparatur sipil negara) Cilacap pun bisa disanksi jika belum vaksin lengkap saat mudik lebaran nanti.


Cilacap, serayunews.com

Hal itu disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Ia mengatakan bahwa dalam aturan mudik saat cuti bersama dan libur nasional hari raya Idulfitri 1443 Hijriah, seluruh ASN Cilacap wajib mengikuti aturan syarat mudik di antaranya vaksin booster.

Baca juga  Sambut Lebaran, SBI Cilacap Berbagi ke Warga Sekitar Pabrik

“Pemerintah sudah membuat aturan, yang mau mudik harus booster, yang belum booster jangan mudik, baik yang keluar dari Cilacap atau yang mau masuk Cilacap, mungkin nanti akan lebih ketat, ini aturan, ini tujuannya satu, Indonesia bebas dari Covid, khususnya Kabupaten Cilacap,” ujar Bupati Tatto usai rapat evaluasi vaksinasi, Selasa (12/4/2022).

Meski Surat Edaran terkait mudik bagi ASN Cilacap masih dalam proses, namun Bupati sudah mewanti-wanti dan tak segan memberikan sanksi kepada ASN yang belum vaksin lengkap saat mudik Lebaran nanti. Karena menurut Bupati, ASN harusnya sebagai contoh yang baik kepada masyarakat.

Baca juga  Alhamdulillah, 14 Rumah RTLH di Desa Crimutu Cilacap Akan Dibangun Melalui Program TMMD

“Saya yang ngasih sanksi, kalau bisa suruh istirahat saja di rumah (berhenti kerja), kalau kurang siap tambah lagi istirahatnya,” ujar Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Cilacap Awaluddin Muuri mengatakan, terkait dengan Surat Edaran cuti dan mudik Lebaran bagi ASN di Cilacap masih dalam proses karena menunggu surat resmi dari Menteri PANRB. Dimana dalam SKB Menteri, cuti bersama jatuh pada tanggal 29 April dan 4-6 Mei, sedangkan 2-3 Mei adalah libur Lebaran.

“Terkait dengan itu, akan dibuat juga ketentuan khusus termasuk boleh tidaknya mebawa kendaraan dinas untuk mudik sedang kita proses sambil menunggu surat dari kementerian. Kalau saya menekankan untuk kendaraan dinas tidak dibawa mudik,” ujar Sekda.

Baca juga  Bupati Cilacap Luncurkan Inovasi Aduan Kebakaran Satkartaru Siap

Sekda menambahkan, untuk mengantisipasi tingginya mobilitas pemudik pasca dua tahun larangan mudik, di Cilacap akan didirikan pos-pos untuk memantau para pemudik yang masuk Cilacap, terlebih Cilacap sebagai salah satu pintu masuk Jawa Tengah.

Editor :Kholil

Berita Terkait

Berita Terkini