
SERAYUNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru akan mulai pada 3 Juni 2026 secara daring atau online di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Calon siswa lulusan SMP dan sederajat bersama orang tua perlu memahami jadwal, jalur seleksi, hingga kuota penerimaan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.
Pemerintah juga memastikan pelaksanaan SPMB berjalan secara transparan dengan sistem digital untuk meminimalisasi praktik kecurangan.
Tahap pertama adalah membuat akun pendaftaran melalui sistem resmi milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
Setelah itu, peserta wajib melakukan verifikasi dokumen serta aktivasi akun sebelum memilih sekolah tujuan.
Berikut jadwal lengkap tahapan awal SPMB Jawa Tengah 2026/2027.
Verifikasi berkas memastikan data peserta sesuai dengan dokumen asli. Aktivasi akun juga menjadi syarat penting agar calon siswa dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Pelaksanaan SPMB SMA Negeri di Jawa Tengah mempunyai empat jalur penerimaan. Masing-masing jalur memiliki kuota tersendiri dari pemerintah provinsi.
Berikut rincian jalur dan kuota SPMB SMA Negeri 2026/2027.
Jalur domisili diperuntukkan bagi calon siswa yang berdomisili di sekitar wilayah sekolah tujuan.
Lalu, jalur afirmasi diberikan kepada peserta dari keluarga kurang mampu serta kelompok tertentu yang memenuhi persyaratan.
Adapun jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa dengan capaian akademik maupun nonakademik. Kemudian, jalur mutasi dibuka bagi peserta yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau alasan tertentu sesuai ketentuan.
Jika jumlah pendaftar melebihi daya tampung sekolah, maka sistem seleksi akan menggunakan skala prioritas sesuai aturan yang berlaku.
Berbeda dengan SMA Negeri, proses penerimaan di SMK Negeri menggunakan tiga jenis seleksi utama.
Selain mempertimbangkan nilai akademik, SMK juga memperhatikan minat, bakat, dan kesesuaian kompetensi keahlian pilihan peserta.
Berikut rincian kuota SPMB SMK Negeri Jawa Tengah.
Seleksi prestasi menjadi jalur dengan kuota terbesar karena SMK Negeri lebih menitikberatkan pada kemampuan dan kompetensi calon peserta didik sesuai jurusan.
Sementara itu, jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, anak panti, hingga kategori Anak Tidak Sekolah (ATS).
Kemudian, jalur domisili terdekat mempertimbangkan lokasi tempat tinggal peserta dengan sekolah tujuan.
Selain membuka penerimaan di sekolah negeri, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga melanjutkan program kemitraan dengan sejumlah sekolah swasta untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu.
Melalui program tersebut, peserta didik yang diterima di sekolah swasta mitra akan mendapatkan bantuan pembiayaan pendidikan dari pemerintah daerah sehingga dapat bersekolah tanpa dibebani biaya pendidikan.
Pemerintah juga menegaskan bahwa sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra tidak boleh melakukan pungutan terkait pelaksanaan SPMB.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi melalui laman pemerintah maupun sekolah tujuan masing-masing.
Calon siswa juga sebaiknya menyiapkan seluruh dokumen persyaratan sejak dini, memahami jalur seleksi, serta menghindari pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur resmi.***