
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Cilacap menyiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap. Salah satu agenda yang akan menyita perhatian masyarakat adalah lomba band pelajar tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Cilacap yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026 di Alun-alun Cilacap.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian hiburan bagi masyarakat sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas mereka di bidang musik.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Cilacap, Achmad Fauzi, mengatakan pihaknya ditunjuk sebagai seksi hiburan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap tahun ini. Menurutnya, lomba band pelajar dipilih sebagai salah satu kegiatan untuk mengakomodasi minat dan bakat generasi muda.
Ia mengakui persiapan kegiatan tersebut memiliki sejumlah tantangan. Salah satunya karena pelaksanaan acara masih berada dalam rentang waktu libur Lebaran, sehingga waktu persiapan relatif terbatas.
“Dinas Arpus ditunjuk sebagai seksi hiburan dalam rangka Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap. Kalau melihat waktunya memang cukup menantang karena masih dalam rentang libur Lebaran. Selain waktu yang terbatas, kami juga menghadapi tantangan dari sisi pendanaan dan ketersediaan artis yang umumnya masih dalam masa libur,” kata Fauzi, Selasa (10/3/2026).
Fauzi menjelaskan, lomba band ini akan diikuti oleh 10 grup band pelajar yang telah diseleksi. Setiap peserta diwajibkan membawakan dua lagu saat tampil di panggung utama.
Lagu pertama merupakan lagu wajib berjudul “Cilacap Bercahaya” yang boleh diaransemen dengan berbagai genre musik, mulai dari dangdut, rock, pop hingga genre lainnya. Sementara satu lagu lainnya merupakan lagu pilihan bebas yang disesuaikan dengan karakter masing-masing band.
Menurut Fauzi, kreativitas peserta dalam mengolah aransemen lagu wajib akan menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian dewan juri. Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia melibatkan tiga juri profesional dari luar Arpusda Cilacap.
“Saya sudah menekankan kepada para juri agar melakukan penilaian secara objektif, murni berdasarkan kualitas penampilan peserta tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” tegasnya.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan bermusik bagi pelajar, panitia juga menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Pemerintah Kabupaten Cilacap menyediakan total hadiah sebesar Rp5,5 juta untuk para juara lomba band.
Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah khusus bagi kelompok suporter paling heboh yang hadir memberikan dukungan di lokasi acara.
Fauzi berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mendorong pelajar untuk menyalurkan hobi secara positif.
“Kami ingin minat dan bakat pelajar bisa tersalurkan dengan baik. Musik juga bagian dari literasi, karena untuk bermusik dibutuhkan proses berpikir, kreativitas, dan kemampuan mengolah ide,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga berharap para pelajar semakin mengenal sejarah daerahnya. Pasalnya, tidak semua generasi muda mengetahui bahwa pada tahun ini Kabupaten Cilacap genap berusia 170 tahun.
Selain itu, acara yang digelar di ruang publik seperti Alun-alun Cilacap juga diharapkan dapat menarik kehadiran masyarakat. Dampaknya, aktivitas ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan pun berpotensi ikut bergerak selama acara berlangsung.