
SERAYUNEWS– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menginformasikan potensi banjir pesisir atau rob di Tegal dan sekitarnya. Rob berpotensi terjadi pada Jumat (24/4/2026) dari sore hingga petang.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan bahwa masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Hal itu berpotensi menyebabkan fenomena adanya banjir pesisir atau rob pada Jumat (24/4/2026) pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, maka akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas yang akan terdampak di antaranya adalah aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Karena itu warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fase perigee 19 April 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kenaikan air laut sampai daratan bisa berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satu wacana yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar rob tidak lagi menggenangi daratan.