
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Cilacap mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), sebuah lembaga pendidikan terpadu yang digadang-gadang menjadi sekolah berstandar internasional dengan fasilitas lengkap untuk menunjang pengembangan akademik maupun non-akademik siswa.
Pembahasan rencana tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Rabu (17/6/2026). Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong pembangunan satuan pendidikan komprehensif dan terintegrasi.
Dalam konsep yang disiapkan, SNT Cilacap akan dibangun di atas lahan siap bangun seluas 27,3 hektare. Sekolah ini dirancang mengintegrasikan tiga jenjang pendidikan sekaligus, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu sistem manajemen dan tata kelola.
Dengan konsep tersebut, siswa dapat menempuh pendidikan secara berkelanjutan dalam satu kawasan pendidikan terpadu yang didukung fasilitas modern dan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan masa depan.
Asisten Administrasi Umum Sekda Cilacap, Budi Santosa, menjelaskan bahwa sekolah tersebut dirancang untuk mencetak generasi unggul melalui pendekatan pembelajaran berbasis STEAMS atau Science, Technology, Engineering, Arts, and Sports.
“Sekolah Nasional Terintegrasi ini dirancang dengan fasilitas yang modern untuk mendukung pembelajaran berkelas dunia. Fokus pembelajarannya mencakup bidang Science, Technology, Engineering, Arts, and Sports (STEAMS). Siswa siswi nantinya tidak akan dipungut biaya untuk sekolah di sini,” ujar Budi Santosa.
Untuk mendukung proses belajar mengajar, kawasan SNT akan dilengkapi dengan Smart Classroom dan konsep Green School yang ramah lingkungan, modular, serta berbasis teknologi.
Tak hanya itu, sekolah ini juga akan memiliki laboratorium berstandar internasional yang mencakup laboratorium sains seperti Biologi, Fisika, Kimia, dan Bioteknologi. Selain itu, tersedia pula laboratorium komputer dan kecerdasan buatan (AI), serta laboratorium bahasa untuk meningkatkan kompetensi global para siswa.
Fasilitas literasi turut menjadi perhatian utama. Melalui konsep Future Library and Learning Commons, perpustakaan SD akan dirancang sebagai ruang bermain dan belajar yang interaktif. Sementara itu, perpustakaan untuk jenjang SMP dan SMA akan menyediakan akses ke e-journal global serta ruang co-working yang dapat digunakan untuk diskusi dan kolaborasi siswa.
Pengembangan potensi siswa tidak hanya difokuskan pada bidang akademik. Pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang bakat seni dan olahraga.
Di bidang seni, akan dibangun Creative Arts and Studio yang terdiri atas studio musik tradisional dan modern, studio seni rupa, serta studio tari dan teater.
Sementara itu, sektor olahraga akan diperkuat melalui pembangunan International Sport Center. Fasilitas ini meliputi gedung olahraga multifungsi untuk cabang tenis, bulu tangkis, dan bola voli, lapangan sepak bola lengkap dengan jogging track, lapangan basket, hingga kolam renang berstandar.
Menariknya, kawasan sekolah juga akan memiliki area khusus untuk praktik pertanian dan peternakan. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai sarana pembelajaran keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.
Untuk mendukung mobilitas di dalam kawasan pendidikan yang luas, pemerintah juga merencanakan pengadaan kendaraan ramah lingkungan berupa bus listrik sebagai sarana transportasi dan antar-jemput siswa.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, Sekolah Nasional Terintegrasi di Cilacap diharapkan menjadi pusat pendidikan modern yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul, berdaya saing global, sekaligus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.