
CILACAP, SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi membuka Pekan Promosi Potensi Unggulan Daerah (Cilacap Expo) 2026 di Alun-Alun Cilacap, Kamis (16/7/2026). Selama empat hari ke depan, masyarakat dapat mengunjungi 134 stan yang menampilkan produk unggulan daerah, layanan publik, hingga aneka kuliner.
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, Cilacap Expo menjadi salah satu upaya pemerintah mengenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku usaha, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Tahun ini, Cilacap Expo mengusung tema “Transformasi Potensi Lokal untuk Daya Saing Ekonomi Nasional”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
“Kabupaten Cilacap memiliki potensi besar di sektor perdagangan, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun produk unggulan masyarakat. Melalui Cilacap Expo, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing potensi lokal,” ujarnya.

Ammy juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengikuti pameran memanfaatkan momentum ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, expo tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga etalase pelayanan publik yang mudah, cepat, dan solutif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap untuk datang dan meramaikan Cilacap Expo 2026. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana rekreasi, edukasi, sekaligus bentuk dukungan terhadap kemajuan UMKM, ekonomi kreatif, dan pelayanan publik di Kabupaten Cilacap,” ujarnya.
Ketua Panitia Cilacap Expo 2026, Agus Firmanudin, mengatakan pameran berlangsung mulai 16 hingga 19 Juli 2026 dan dibuka setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB.

Sebanyak 134 stan ambil bagian dalam pameran tersebut. Rinciannya terdiri dari 37 stan OPD, BUMD, BUMN, instansi vertikal dan organisasi, 11 stan produk unggulan, 38 stan perbankan, UMKM, swasta serta perguruan tinggi, dan 48 stan kuliner.
“Seluruh stan menampilkan berbagai produk unggulan, inovasi, hingga pelayanan yang dimiliki masing-masing peserta,” ujar Agus.
Selain pameran, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan untuk menarik minat pengunjung. Di antaranya lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, tari kreasi Nusantara tingkat SD, lomba band antarpelajar, lomba melukis, fashion show anak dan remaja, hingga pemilihan stan terbaik.
Melalui gelaran yang berlangsung hingga 19 Juli 2026 itu, pemerintah berharap Cilacap Expo tidak hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga mampu meningkatkan transaksi ekonomi, memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.