
SERAYUNEWS – Memasuki tahun ajaran baru 2026, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kembali melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.
Kegiatan ini menjadi tahap awal bagi anak untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, hingga berbagai aturan sederhana yang diterapkan di kelas.
Berbeda dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, MPLS di PAUD dirancang dengan suasana yang menyenangkan, penuh permainan, dan tanpa tekanan. Anak-anak diajak belajar sambil bermain agar proses adaptasi berlangsung lebih mudah.
Melalui kegiatan ini, siswa baru dapat merasa nyaman berada di sekolah sehingga kesiapan belajar mereka semakin meningkat.
Orang tua pun memiliki kesempatan untuk mengenal lingkungan pendidikan anak sejak hari pertama masuk sekolah.
Pelaksanaan MPLS tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama tahun ajaran baru, yaitu pertengahan Juli 2026.
Berdasarkan ketentuan dalam Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, kegiatan MPLS dilaksanakan selama lima hari berturut-turut.
Program tersebut wajib diikuti seluruh peserta didik baru di setiap jenjang pendidikan, termasuk PAUD dan TK. Sekolah juga diwajibkan melaksanakan MPLS yang ramah anak, tanpa adanya perpeloncoan maupun kegiatan yang memberatkan peserta didik.
Meski demikian, jadwal pelaksanaan di setiap daerah dapat berbeda menyesuaikan kalender pendidikan masing-masing. Karena itu, orang tua disarankan memantau informasi resmi dari sekolah atau Dinas Pendidikan setempat.
Pada umumnya, MPLS PAUD dimulai bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027.
Berikut sejumlah kegiatan yang dapat diterapkan selama MPLS PAUD tahun 2026 agar anak merasa nyaman dan antusias mengikuti sekolah.
1. Perkenalan Guru dan Teman
Hari pertama biasanya diisi dengan kegiatan saling mengenal. Guru memperkenalkan diri, kemudian mengajak anak menyebutkan nama, usia, dan hobi mereka secara sederhana.
2. Tur Keliling Lingkungan Sekolah
Anak diajak melihat ruang kelas, toilet, taman bermain, perpustakaan, hingga halaman sekolah. Kegiatan ini membantu anak mengenali area sekolah sehingga mereka tidak merasa asing.
3. Bermain Tepuk dan Lagu Anak
Bernyanyi bersama menjadi kegiatan favorit saat MPLS. Lagu anak-anak dan tepuk semangat dapat membuat suasana kelas lebih ceria.
4. Mengenal Aturan Sederhana di Kelas
Guru dapat mengenalkan aturan seperti antre, membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan, dan merapikan mainan setelah digunakan.
5. Permainan Kelompok
Permainan sederhana seperti estafet bola, menyusun balok, atau mencari warna dapat melatih kerja sama dan interaksi sosial anak.
6. Kegiatan Mewarnai
Mewarnai gambar sekolah, guru, atau alat tulis dapat meningkatkan kreativitas sekaligus melatih motorik halus anak.
7. Senam Bersama
Senam pagi membuat anak lebih aktif dan membantu meningkatkan semangat sebelum memulai pembelajaran.
8. Bermain Sensori
Kegiatan sensori seperti bermain pasir, air, biji-bijian, atau playdough sangat cocok diterapkan saat MPLS karena membuat anak merasa nyaman.
9. Mendongeng
Guru dapat membacakan cerita tentang persahabatan, sekolah, atau kebiasaan baik agar anak memperoleh nilai positif.
10. Foto Bersama dan Pemberian Kenang-Kenangan
Pada akhir kegiatan MPLS, sekolah dapat mengadakan sesi foto bersama atau memberikan stiker dan piagam sederhana sebagai kenang-kenangan.
MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan sekolah, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi perkembangan anak.
Kegiatan tersebut membantu anak beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain itu, anak mulai belajar mandiri tanpa selalu bergantung kepada orang tua.
Interaksi dengan teman sebaya juga melatih kemampuan sosial dan komunikasi. Anak belajar berbagi, bekerja sama, serta memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
MPLS yang dirancang dengan metode bermain juga dapat mengurangi rasa takut dan kecemasan ketika memasuki sekolah untuk pertama kalinya.
Melalui berbagai kegiatan sederhana namun menyenangkan, MPLS PAUD menjadi langkah awal yang penting dalam membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan semangat belajar anak sejak dini.***