
PURBALINGGA, SERAYUNEWS– Kabupaten Purbalingga masih menghadapi tantangan penyediaan lapangan kerja. Dibuktikan dengan tingkat pengangguran terbuka sekitar 4,8 persen. Di sisi lain, banyak lulusan SMK dan perguruan tinggi yang kesulitan memperoleh pekerjaan, sementara perusahaan membutuhkan tenaga kerja berkualitas namun terkendala biaya perekrutan.
Melalui Program Magang Nasional, peserta akan menjalani magang selama enam bulan dengan uang saku setara UMK yang dibayarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Dengan demikian, perusahaan memperoleh tambahan tenaga kerja tanpa menanggung biaya gaji selama masa magang.
“Dalam enam bulan uang saku mereka ditanggung Kementerian Ketenagakerjaan. Ini tentu menjadi keuntungan bagi perusahaan,” kata Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Bupati Fahmi mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Purbalingga memanfaatkan Program Magang Nasional yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan. Menurutnya, program tersebut memberikan banyak manfaat bagi perusahaan maupun para lulusan baru sehingga perlu dioptimalkan di Purbalingga.
“Program ini tidak ada negatifnya. Justru memberikan benefit bagi peserta maupun perusahaan. Ini menjadi solusi untuk menjawab persoalan ketenagakerjaan yang kita hadapi,” katanya saat sosialisasi program tersebut beberapa waktu lalu.
.
Bupati Fahmi mendorong perusahaan menginput sebanyak mungkin kebutuhan tenaga kerja pada platform Program Magang Nasional. Ia juga meminta agar masyarakat Purbalingga yang memenuhi kualifikasi diprioritaskan untuk mengikuti program tersebut.
“Tahun ini tersedia 150 ribu kuota secara nasional. Harapan kami Purbalingga bisa memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin agar semakin banyak masyarakat memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan,” katanya.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Herry Nugraha menjelaskan, tahun ini pemerintah membuka 150 ribu kuota Program Magang Nasional yang dibagi dalam tiga tahap. Selain memperoleh uang saku setara UMK, peserta juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, pendampingan mentor, sertifikat pemagangan, hingga sertifikasi kompetensi BNSP secara gratis.