Senin, 21 Juni 2021

Covid-19 Belum Reda, Bupati Husein: Pendonor Plasma Darah Akan Dapat Reward

kasus covid-19 banyumas, donor plasma banyumas, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini
Bupati Banyumas, Achmad Husein (dok)

Masih banyaknya kasus penderita Covid-19 terutama di Kabupaten Banyumas membuat Bupati Achmad Husein membuat ajakan. Husein mengajak masyarakat yang pernah menjadi penderita Covid-19 dan dinyatakan sehat serta sembuh, untuk turut membantu penderita lain dengan mendonorkan plasma darah.


Purwokerto, serayunews.com

“Sangat bermanfaat, bisa menolong penderita Covid-19 lainnya. Nanti kalau mau mendonorkan, ada rewardnya,” ujar Husein.

Meski demikian, Bupati menjelaskan ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh para pendonor plasma. Uang jelas mereka sudah dinyatakan sembuh dan sehat dari Covid-19. Kemudian mereka hanya diperbolehkan donor setelah enam bulan dinyatakan benar-benar sehat. Lalu, ada batas usia, dari usia 18 tahun hingga 60 tahun dengan berat badan minimal 55 kilogram.

“Untuk pendonor plasma peremuan disyarakatkan belum pernah hamil,” kata dia.

Jika Anda memenuhi kriteria tersebut dan ingin mendonorkan plasma darahnya bisa menghubungi PMI Banyumas untuk melakukan donor darah. Bupati sangat berahap mereka yang telah dinyatakan sembut, turut serta dalam menanggulangi wabah Covid-19.

“Sudah saatnya mantan penderita Covid-19 turut berada di garis depan, sebagai pahlawan bagi penderita lainnya,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kabid Yansoskesman dan Donor Darah PMI Kabupaten Banyumas, dr Wulandari menjelaskan, untuk donor darah plasma ada dua metode yang bisa digunakan, dengan menggunakan mesin aferesis dan donor plasma biasa atau konvensional.

“Perbedaan dua metode donor plasma itu jika menggunakan mesin aferensis maka sel darah merah tidak ikut diambil dan pendonor bisa lebih cepat kembali untuk melakukan donor berikutnya. Jika menggunakan metode konvensional, sel darah merahnya ikut terambil dan baru dipisahkan dengan mesin khusus oleh petugas dari PMI,” kata dia.

Baca juga Langgar Protokol Kesehatan, Pedagang di Banyumas Bisa Dikartu Merah, Ini Penjelasannya

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini