SERAYUNEWS- Polsek Purbalingga mengamankan seorang pria yang mencopet dua unit telepon genggam saat konser musik di Alun-alun Purbalingga, beberapa waktu yang lalu. Tersangka saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan.
Kapolsek Purbalingga, AKP Setiadi saat konferensi pers, Senin (9/9/2024) mengatakan, tersangka berinisial ST alias Lentis (50) buruh warga Langgongsari Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Tersangka melakukan aksi pencopetan saat konser musik di Alun-alun Purbalingga, Kamis (29/8/2024) malam. Korban bernama Leni Budi Saputra (20) warga Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.
“Modus tersangka yaitu mengambil handphone milik korban di tas cangklong saat konser musik di Alun-alun Purbalingga,” ungkap Kapolsek bersama Plt Kasihumas Ipda Uky dan Kanit Reskrim Polsek Purbalingga Aiptu Agus Supriyanto.
Saat tersangka mengambil handphone di tas, korban terasa kemudian menengok ke belakang dan melihat seseorang lari. Korban kemudian berteriak copet dan melakukan pengajaran.
“Warga berhasil mengamankan tersangka bersama petugas polisi yang sedang bertugas di sekitar lokasi tersebut. Selanjutnya, polisi mengamankan tersangka berikut barang buktinya di Polsek Purbalingga,” jelasnya.
Barang buktinya yaitu satu unit handphone merk Infinix Smart 7 warna hijau, satu unit handphone merk Infinix Smart 6 warna biru.
Selain itu ada satu buah tas cangklong warna hitam dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Gear warna merah milik tersangka.
“Tersangka ini merupakan residivis kasus pencopetan handphone saat ada keramaian masyarakat. Dia pernah menjalani hukuman akibat aksi yang sama di wilayah Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.
Tersangka mengaku memang niat untuk mencopet, saat ada keramaian seperti konser musik. Dia beraksi sendirian dengan sasaran pencopetan tidak hanya handphone, namun barang berharga lain yang ada di tas korban.
Dia mengaku melakukan pencopetan, untuk mendapatkan uang membayar cicilan sepeda motor. Karena setiap bulan dia harus membayar cicilan sebesar Rp800 ribu.
“Kepada tersangka kena pasal 362 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman kasus tersebut yaitu pidana penjara selama-lamanya lima tahun,” imbuhnya.