
SERAYUNEWS – Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Sebanyak 1.282 jemaah haji asal Kabupaten Cilacap dilaporkan telah menyelesaikan seluruh rangkaian utama ibadah haji di Makkah. Saat ini para jemaah tinggal menunggu tahapan akhir sebelum diberangkatkan ke Madinah dan selanjutnya kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cilacap, Banu Tolib, mengatakan seluruh jemaah asal Cilacap telah menuntaskan rangkaian ibadah wajib dan rukun haji, mulai dari wukuf di Arafah hingga tawaf ifadah.
“Alhamdulillah sampai dengan saat ini sudah terlaporkan seluruh jemaah haji Kabupaten Cilacap menyelesaikan rangkaian ibadah haji, mulai dari Arafah, Muzdalifah, Mina, Jamarat, tawaf ifadah, sai, hingga tahalul sani. Tinggal nanti melaksanakan tawaf wada menjelang keberangkatan ke Madinah,” kata Banu Tolib, Kamis (4/6/2026).
Saat ini, para jemaah masih berada di Makkah dan menempati sektor masing-masing sesuai pengaturan petugas haji. Selama menunggu jadwal keberangkatan ke Madinah, banyak jemaah memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan umrah sunah dan salat berjamaah di Masjidil Haram.
Meski demikian, Banu mengingatkan agar jemaah tetap memperhatikan kondisi kesehatan. Bagi mereka yang kurang fit, disarankan untuk beribadah di masjid yang berada di sekitar pemondokan agar kondisi fisik tetap terjaga hingga waktu kepulangan tiba.
“Jemaah yang kondisinya sehat masih bisa melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Namun bagi yang kurang fit, kami sarankan tetap berada di sektor masing-masing dan beribadah di lokasi yang lebih dekat agar kesehatannya tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Banu, proses pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 15 hingga 17 Juni 2026. Setelah menyelesaikan masa tinggal di Madinah, para jemaah akan diterbangkan kembali ke Indonesia mulai 27 Juni 2026 sesuai jadwal kelompok terbang masing-masing.
Jemaah haji asal Cilacap sendiri diberangkatkan melalui sejumlah kelompok terbang (kloter). Mayoritas tergabung dalam Kloter 76, 77, 78, 79, dan 80, sedangkan sebagian lainnya masuk Kloter 81. Selain itu, terdapat beberapa jemaah yang bergabung dengan kloter berbeda, seperti Kloter 38 dan Kloter 42.
Banu memastikan pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menyiapkan koordinasi untuk proses penjemputan jemaah yang kembali bersama kloter di luar rombongan utama.
“Ada beberapa jemaah yang ikut kloter lain, seperti Kloter 38 dan Kloter 42. Nanti kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjemput mereka saat tiba dan mengantarkan sampai ke rumah masing-masing,” jelasnya.
Hingga saat ini, kondisi umum jemaah haji asal Cilacap dilaporkan dalam keadaan baik. Pihak Kemenhaj Cilacap terus memantau perkembangan jemaah dan berharap seluruh proses hingga kepulangan ke tanah air berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Banu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari pemerintah daerah, petugas haji, tenaga kesehatan, hingga keluarga jemaah.
“Doakan semoga seluruh jemaah tetap sehat dan semua proses berjalan lancar sampai kembali ke tanah air. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan haji tahun 2026. Semoga menjadi amal kebaikan dan menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.