
SERAYUNEWS- Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah kembali mengingatkan seluruh calon murid baru jenjang SMA dan SMK Negeri agar segera menyelesaikan seluruh tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Imbauan tersebut disampaikan menjelang berakhirnya masa pengajuan akun, verifikasi berkas, dan aktivasi akun yang menjadi syarat wajib sebelum peserta dapat memilih sekolah tujuan.
Melalui unggahan resmi di media sosial, Disdik Jateng meminta peserta tidak menunggu hingga menit-menit terakhir. Keterlambatan menyelesaikan proses administrasi berpotensi membuat calon siswa kehilangan kesempatan mengikuti tahapan pendaftaran sekolah.
“Pastikan seluruh tahapan sudah diselesaikan tepat waktu agar proses pendaftaran berjalan lancar,” demikian pesan yang disampaikan kepada para peserta SPMB 2026.
Tahap pertama yang harus diselesaikan peserta adalah pengajuan atau pembuatan akun SPMB. Berdasarkan jadwal resmi, proses ini hanya berlangsung hingga Jumat, 12 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Setelah batas waktu tersebut, sistem tidak lagi menerima pengajuan akun baru.
Pembuatan akun menjadi pintu masuk seluruh proses SPMB. Pada tahap ini, peserta harus mengisi data pribadi, memasukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), mengunggah dokumen persyaratan, serta memastikan seluruh informasi yang diberikan sesuai dengan data resmi.
Bagi calon murid yang belum membuat akun, Disdik Jateng menyarankan agar segera mengakses portal resmi SPMB dan menyelesaikan proses registrasi sebelum tenggat waktu berakhir.
Setelah akun berhasil dibuat, peserta wajib mengikuti proses verifikasi berkas. Tahapan ini berlangsung mulai 4 hingga 13 Juni 2026 dan dilakukan di SMA atau SMK Negeri terdekat yang ditunjuk sebagai sekolah verifikator.
Dalam proses verifikasi, petugas akan mencocokkan dokumen asli yang dibawa peserta dengan data yang telah diunggah ke sistem. Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan antara lain:
1. Buku rapor semester 1 sampai semester 5.
2. Surat keterangan nilai rapor.
3. Surat Keterangan Lulus (SKL) atau ijazah.
4. Akta kelahiran.
5. Kartu Keluarga (KK).
6. Sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
7. Dokumen pendukung lainnya sesuai jalur pendaftaran.
Khusus pada hari terakhir, layanan verifikasi berkas ditutup pada pukul 15.00 WIB. Karena itu, peserta diminta tidak menunda kedatangan ke sekolah verifikator.
Setelah lolos verifikasi, peserta akan menerima token aktivasi yang digunakan untuk mengaktifkan akun SPMB. Tahapan aktivasi akun berlangsung hingga Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 22.00 WIB.
Aktivasi akun menjadi syarat mutlak agar peserta dapat masuk ke tahap pemilihan sekolah dan jalur pendaftaran. Tanpa akun yang aktif, sistem tidak akan memberikan akses kepada peserta untuk memilih SMA atau SMK Negeri tujuan.
Peserta yang telah memperoleh token dapat melakukan aktivasi secara daring melalui portal resmi SPMB Jawa Tengah dengan membuat kata sandi akun dan mengonfirmasi data yang telah diverifikasi.
Pertanyaan mengenai status aktivasi akun menjadi salah satu yang paling banyak diajukan calon peserta dan orang tua.
Secara umum, akun yang telah aktif memiliki beberapa tanda berikut:
– Peserta dapat login ke sistem menggunakan akun dan kata sandi yang telah dibuat.
– Status akun berubah menjadi aktif atau terverifikasi.
– Menu pemilihan sekolah dapat diakses.
– Tidak ada lagi notifikasi menunggu verifikasi atau aktivasi.
Jika masih mengalami kendala, peserta dapat menghubungi sekolah tempat verifikasi atau layanan bantuan yang tersedia pada portal resmi SPMB Jawa Tengah.
Tahapan berikutnya setelah aktivasi akun adalah proses pendaftaran dan pemilihan sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 Juni 2026.
Pada fase ini, peserta dapat menentukan SMA atau SMK Negeri tujuan sesuai jalur yang dipilih, seperti domisili, prestasi, afirmasi, maupun mutasi.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 21 Juni 2026, sedangkan daftar ulang bagi peserta yang lolos dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 25 Juni 2026.
Dengan waktu yang tersisa semakin singkat, calon murid baru SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah diimbau segera menuntaskan seluruh tahapan administrasi. Menunda proses hingga hari terakhir berisiko menimbulkan kendala teknis, antrean verifikasi, maupun kesalahan pengunggahan dokumen.
Karena itu, pastikan akun sudah dibuat, berkas telah diverifikasi, dan akun telah aktif sebelum batas waktu yang ditentukan. Dengan begitu, peserta dapat mengikuti tahapan pemilihan sekolah tanpa hambatan dan memiliki peluang yang sama untuk memperoleh sekolah impian pada SPMB Jateng 2026.