
KUDUS, SERAYUNEWS — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjadikan keuntungan sebagai satu-satunya tujuan dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, aktivitas ekonomi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri haul Tas’an Wartono di Lapangan Persil Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Sabtu (22/8/2026) malam.
“Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” kata Taj Yasin saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar PT Sukun Wartono Indonesia.
Ia berharap keluarga dan putra-putri Tas’an Wartono dapat meneruskan kiprah serta nilai-nilai sosial yang telah ditanamkan almarhum selama hidupnya.
“Semoga keluarga dan putra-putrinya dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan bapaknya. Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” ujarnya.
Tas’an Wartono merupakan salah satu generasi penerus sekaligus direksi PT Sukun Wartono Indonesia. Ia meninggal dunia pada Jumat, 23 Agustus 2024.
Semasa hidup, Tas’an dikenal memiliki kepedulian terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Ia juga dikenang karena perhatian terhadap anak-anak yatim serta pembinaan olahraga di Kabupaten Kudus.
Taj Yasin mengatakan pembangunan ekonomi seharusnya tidak hanya berorientasi pada kepentingan memperkaya diri sendiri.
Menurutnya, kegiatan usaha juga perlu membuka ruang untuk berbagi dan membantu masyarakat. Dengan demikian, keberadaan perusahaan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.
Masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan, lanjut Gus Yasin, harus dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi dan ikut memperoleh kesejahteraan.
Pandangan tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat membangun kehidupan sosial yang saling menguatkan.
Dalam sambutannya, Gus Yasin juga mengaitkan pembangunan ekonomi dengan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah.
Menurutnya, hijrah bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Peristiwa tersebut juga menjadi bagian dari proses membangun kehidupan sosial, dakwah, dan perekonomian masyarakat.
Para sahabat yang mengikuti Nabi Muhammad SAW, kata Gus Yasin, turut berperan dalam membangun perekonomian di Madinah.
Namun, pembangunan ekonomi tersebut tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi. Mereka juga saling membantu dan menguatkan kehidupan masyarakat.
Nilai tersebut dinilai relevan dalam kehidupan modern, termasuk dalam menjalankan aktivitas bisnis. Pertumbuhan ekonomi idealnya berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Selain berbicara mengenai ekonomi dan kepedulian sosial, Taj Yasin juga mengingatkan pentingnya birrul walidain atau berbakti kepada orang tua.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berbakti selama orang tua masih hidup.
“Selagi orang tua masih ada, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk berbakti kepada mereka,” kata Gus Yasin.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam acara haul Tas’an Wartono yang juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan nilai-nilai kehidupan yang ditinggalkan almarhum.
Haul Tas’an Wartono di Lapangan Persil Gondosari turut dihadiri istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, Bupati Kudus, Wakil Bupati Kudus, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan mubalig Anwar Zahid.
Kegiatan ditutup dengan selawat dan doa yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.