
SERAYUNEWS – SMK Telkom Purwokerto resmi menggelar Stematel Innovation Summit 2026 pada Kamis (9/4/2026).
Ajang dua hari hingga Jumat (10/4/2026) ini menjadi panggung bagi siswa kelas XII untuk memamerkan inovasi teknologi yang dirancang menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Krisma Dwi Brata, S.Kom, mewakili Kepala Sekolah Aris Puji Santoso, S.Kom.
Dalam sambutannya, Krisma menegaskan bahwa ujian akhir di SMK Telkom Purwokerto tidak lagi sekadar berorientasi pada nilai akademik, tetapi harus memberikan manfaat nyata.
“Ujian akhir bukan sekadar ujian biasa, namun harus bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan hadirnya Stematel Innovation Summit, diharapkan mampu membuka peluang siswa mengembangkan pengetahuan teknologi informasi yang aplikatif,” kata Krisma.
Acara ini juga dihadiri anggota DPD RI, Abdul Kholik, yang mengapresiasi karya inovatif para siswa.
Menurutnya, Banyumas sebagai kawasan strategis di Jawa Tengah bagian selatan membutuhkan dukungan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Banyumas butuh support teknologi. Hal ini merupakan peluang besar bagi SMK Telkom Purwokerto untuk mendukung, baik pelaku usaha maupun industri di wilayah ini,” kata Abdul Kholik.
Ketua Asosiasi UMKM Banyumas, Pujianto, mengaku terkesan dengan solusi digital yang dihasilkan siswa.
Sebanyak 20 karya dipamerkan dalam ajang ini, mulai dari platform katalog produk berbasis web hingga sistem Point of Sales (POS) yang siap diterapkan.
“Produk digital yang dihasilkan siswa sangat menarik karena memberikan solusi bagi UMKM. Jika diimplementasikan, ini akan meningkatkan performa pemasaran dan operasional bisnis mereka secara signifikan,” kata Pujianto.
Stematel Innovation Summit 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta.
Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan UMKM, Aptika Kominfo Banyumas, serta mitra industri seperti Satria Digital Media dan PT Persada.
Beberapa karya siswa bahkan telah mulai diimplementasikan oleh pelaku usaha lokal, menunjukkan bahwa inovasi dari bangku sekolah mampu bersaing di level profesional.