
SERAYUNEWS-Banjir pesisir alias rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal dan sekitarnya pada Senin (25/5/2025) siang sampai petang. Warga di pesisir Tegal dan sekitarnya diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir pesisir tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal melalui instagramnya memberi informasi potensi banjir pesisir tersebut. BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Senin (25/5/2026) pukul 14.00 WIB sampai 18.00 WIB.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal mengungkapkan warga pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Senin (25/5/2026) pukul 14.00 WIB sampai 18.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika banjir pesisir terjadi, berdampak pada aktivitas masyarakat. Aktivitas yang terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Karena itu, masyarakat diimbau siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian warga bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal mengungkapkan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena bulan purnama pada 31 Mei 2026. Fenomena itu berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kini, salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura. Harapannya banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.