
SERAYUNEWS–DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kesiapan para mitra kerja Komisi II dalam menghadapi meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat untuk persiapan Idulfitri atau lebaran.
Ketua Komisi II DPRD Purbalingga, Tongat mengatakan empat lokasi yang menjadi tujuan peninjauan yakni Pasar Segamas, Pabrik Kayu CV Purbayasa, CV Mahkota Indo Vape, serta kantor BPD Bank Jateng.
“Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, khususnya terkait stabilitas harga bahan pokok, kesiapan perusahaan terhadap kewajiban pekerja, hingga pelayanan perbankan bagi masyarakat menjelang Idul Fitri,’ ujarnya.
Saat meninjau Pasar Segamas, rombongan memantau harga sejumlah bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dari hasil pemantauan, harga sembako terpantau relatif stabil meski terdapat sedikit kenaikan.
“Peningkatan harga memang ada, tetapi belum terlalu signifikan. Daya beli masyarakat juga masih belum terlalu tinggi, mungkin karena banyak warga yang belum cuti dan belum mudik. Harapannya tentu daya beli di Pasar Segamas bisa meningkat sehingga roda perekonomian menjelang hari raya berjalan lebih baik,” ujar Tongat.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke CV Purbayasa yang berlokasi di Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara. Dalam kesempatan tersebut, Komisi II menanyakan secara langsung kepada pihak perusahaan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja.“Alhamdulillah tadi disampaikan bahwa seluruh tunjangan hari raya bagi karyawan sudah dibayarkan lunas oleh pihak perusahaan,” imbuhnya.
Rombongan selanjutnya mendatangi CV Mahkota Indo Vape, sebuah pabrik liquid skala kecil yang belum lama berdiri. Dalam tinjauan tersebut, Komisi II melihat potensi industri tersebut sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.
Menurut Tongat, industri liquid memiliki prospek cukup besar karena perkembangan usahanya yang pesat serta besarnya cukai yang dikenakan.“Ternyata kita lihat, pabrik liquid ini cukup potensial sebagai sumber PAD karena cukainya cukup besar,” tegasnya.
Di akhir kunjungan, Komisi II menyambangi kantor BPD Bank Jateng untuk memastikan kesiapan layanan perbankan menjelang Lebaran. Salah satu perhatian utama adalah ketersediaan uang tunai di mesin ATM, mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menarik maupun menukar uang baru.
“Banyak perantau pulang kampung dan pasti akan menggunakan ATM untuk menarik uang. Jangan sampai terjadi kekosongan di mesin ATM. Persiapan harus dilakukan,” kata Tongat.
Menanggapi hal tersebut, pihak Bank Jateng memastikan bahwa seluruh mesin ATM akan diisi dengan nominal yang cukup. Selain itu, layanan penukaran uang baru juga tetap disediakan bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.