
SERAYUNEWS–DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan pengecekan perbaikan jalan MT Haryono dan Kedungwuluh-Padamara, Jumat (22/5/2026). Langkah itu dilakukan untuk mengetahui progress perbaikan dua jalan tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Purbalingga Adi Yuwono yang memimpin kunjungan lapangan menyampaikan pihaknya akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar program perbaikan infrastruktur jalan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.“Mohon maaf kepada masyarakat Purbalingga jika selama adanya perbaikan mengganggu aktivitas lalu lintas jalan,” ungkapnya.
Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran di APBD 2026 Rp 28,44 miliar untuk 18 kegiatan pemeliharaan jalan pada APBD 2026. Termasuk diantaranya pemeliharaan jalan MT Haryono dan Kedungwuluh-Kutasari.
Komisi IV DPRD Purbalingga juga melakukan kunjungan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa )Purbalingga yang berada di Kembaran Kulon, Kecamatan Purbalingga. Anggota dewan melakukan pengecekan kondisi bangunan sekaligus berdialog langsung dengan para penghuni.
Adi Yuwono, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan bangunan yang dihuni masyarakat tetap layak, aman, dan nyaman.“Kami melakukan dialog dengan para penghuni rusunawa dan ingin memastikan bahwa warga yang tinggal di rusunawa ini merasa nyaman dan aman dengan segala sarana dan prasarananya,” ungkapnya.
Pihaknya menemukan sejumlah kerusakan pada bagian tembok serta saluran air yang dinilai berpotensi memengaruhi struktur bangunan apabila tidak segera ditangani. Menyikapi hal tersebut, pihaknya meminta OPD terkait untuk segera melakukan perbaikan.
“Terdapat beberapa kerusakan yang menurut kami harus segera diperbaiki agar tidak menjadi masalah yang semakin besar di kemudian hari, mengingat rusunawa ini terdiri dari 58 kamar dan telah diisi 44 kepala keluarga,” paparnya.
Selain melakukan pengawasan terhadap kondisi fisik bangunan, Komisi IV juga menyerap aspirasi para penghuni Rusunawa. Berdasarkan dialog yang dilakukan, keberadaan rusunawa dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya warga Kabupaten Purbalingga yang berpenghasilan rendah dan belum memiliki rumah sendiri.
Menurut Adi Yuwono, para penghuni merasa terbantu karena rusunawa menjadi solusi hunian layak bagi masyarakat yang sedang berupaya hidup mandiri namun belum memiliki kemampuan ekonomi untuk memiliki rumah pribadi.
“Para penghuni seluruhnya dari Kabupaten Purbalingga yang belum memiliki rumah, sehingga adanya rusunawa ini sangat berguna bagi mereka yang ingin hidup mandiri namun belum ada biaya yang cukup,” imbuhnya.