
SERAYUNEWS – Derby Ngapak antara Persibangga Purbalingga dan Persibas Banyumas berlangsung panas dan penuh gengsi.
Pertandingan pekan kelima Grup E Liga 4 Jawa Tengah musim 2025–2026 ini digelar di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga, Minggu (18/1/2026) sore.
Kemenangan telak Persibangga dalam Derby Ngapak ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif.
Bupati Fahmi mengaku puas melihat performa tim kebanggaan masyarakat Purbalingga yang tampil dominan sepanjang pertandingan.
“Waduh, seneng banget. Luar biasa. Menangnya meyakinkan juga, 4-1,” kata Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif saat ditemui usai pertandingan.
Menurut Bupati Fahmi, permainan Persibangga sudah sangat rapi sejak babak pertama.
Banyaknya peluang yang tercipta menunjukkan efektivitas serangan tim tuan rumah.
“Tadi permainannya luar biasa, dari babak pertama permainannya sangat bagus. Banyak kesempatan, tadi juga kalau semuanya akurat, eksekusinya bagus, bisa lebih dari 5-1, bahkan 6-1 atau 7-1,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati Fahmi menyayangkan adanya satu gol balasan dari Persibas.
Namun, ia menilai hal tersebut bisa menjadi bahan evaluasi penting.
“Sayang harus kebobolan satu, tapi ini jadi sebuah pelajaran yang luar biasa, jadi momentum yang luar biasa.”
Bupati Fahmi berharap kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persibangga untuk melangkah hingga ke putaran nasional Liga 4.
“Mudah-mudahan bisa diteruskan ke babak penyisihan dan sampai ke liga 4 Nasional,” pungkasnya.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persibangga langsung menunjukkan niat menguasai permainan.
Tim tuan rumah tampil agresif dengan mengandalkan aliran bola cepat melalui kedua sisi sayap.
Tekanan intens yang dilancarkan membuat Persibas Banyumas lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Hingga 15 menit awal pertandingan, dominasi Persibangga belum berbuah gol. Meski demikian, intensitas serangan terus meningkat.
Peluang emas pertama tercipta pada menit ke-16 melalui Afif Teguh.
Sayang, sepakan penyerang Persibangga itu masih melebar meski sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Persibas.
Upaya tanpa lelah Persibangga akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-24.
Muhamad Rizqi Fauzan sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan menceploskan bola lewat sontekan kaki kanan.
Gol ini membuat Persibangga unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan laga.
Gol kedua akhirnya benar-benar lahir pada menit ke-31. Andre Putra mencatatkan namanya di papan skor, memperlebar keunggulan Persibangga menjadi 2-0.
Jelang turun minum, Persibas kian tertekan. Bahkan semenit sebelum babak pertama usai, Rizqi Fauzan kembali mencetak gol keduanya. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, Persibangga tetap mengontrol permainan.
Afif Teguh kembali mengancam gawang Persibas pada menit ke-50, meski sepakannya masih melambung.
Di sisi lain, Persibas mencoba keluar dari tekanan melalui serangan sporadis, namun solidnya lini pertahanan tuan rumah membuat setiap upaya selalu kandas.
Babak kedua juga diwarnai banyak pelanggaran dan tensi tinggi. Wasit beberapa kali menghentikan pertandingan karena intrik antar pemain.
Puncaknya, gelandang Persibas Ridwan Tawainela harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain, Persibangga semakin leluasa mengembangkan permainan.
Memasuki 15 menit terakhir, bola nyaris sepenuhnya berada dalam penguasaan Persibangga.
Namun, Lima menit jelang waktu normal berakhir, Ardian Malik berhasil memperkecil ketertinggalan Persibas.
Pada menit ke-45, Rizqi Fauzan kembali mencetak gol sekaligus melengkapi hattrick-nya di laga ini. Skor 4-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.***