
PURWOKERTO, SERAYUNEWS.COM – Sebanyak 250 perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banyumas dan sekitarnya menerima bantuan paket sembako serta uang tunai dari PT Etos Kreatif Indonesia.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran” yang digelar bersama Yayasan Amal Bunda di Ethos Digital Valley, Purwokerto pada Kamis, (16/07/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga.
Chairman PT Etos Kreatif Indonesia, Mukit Hendrayatno, mengatakan program tanggung jawab sosial perusahaan tahun ini sengaja difokuskan pada kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, CSR harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar kegiatan yang bersifat seremonial atau pencitraan perusahaan.
“Jadi tahun ini Amal Bunda, PT Ethos, itu CSR-nya banyak. Sehingga harus terdistribusi ke program-program yang konkret. Jangan sampai programnya cuma pencitraan,” ungkap Mukit.
Mukit berharap sinergi antara PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda dapat terus diperluas sehingga menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Banyumas maupun Cilacap.
Ia juga mendorong para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk, agar mampu bersaing di pasar sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
“Di acara Corporate Social Responsibility ini, saya mengajak rekan-rekan Etawalin dan Amal Bunda untuk lebih tajam lagi program-programnya. Saya juga berbangga dan ingin terus ngasih semangat kepada Ibu-ibu pelaku UMKM, terus bikin produk yang bagus! Bikin produk yang bermanfaat, harganya terjangkau,” jelasnya.
Menurut Mukit, keberadaan UMKM memiliki efek berantai terhadap perekonomian masyarakat. Semakin berkembang sebuah usaha, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja baru.
Lebih lanjut, Mukit juga menyampaikan apresiasi kepada perempuan yang tetap bertahan mengembangkan usahanya meski harus menjalankan banyak tanggung jawab dalam keluarga.
“Saya percaya di balik usaha kecil yang mampu bertahan, ada perempuan hebat yang tidak pernah menyerah. Kami ingin mereka tahu bahwa perjuangannya sangat berarti dan layak mendapat apresiasi. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat agar mereka semakin percaya diri, usahanya terus berkembang, dan keluarganya semakin sejahtera,” terangnya.

Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztyo, menjelaskan mayoritas konsumen Etawalin merupakan perempuan yang aktif menjalankan berbagai peran, baik di dalam keluarga maupun dunia usaha.
Atas dasar itu, perusahaan memilih menghadirkan program CSR yang secara khusus menyasar perempuan pelaku UMKM.
“Pak Chairman cerita bahwa memang Etawalin ini konsumen mayoritasnya adalah Ibu-ibu yang juga tulang punggung keluarga sekaligus penggerak ekonomi bangsa. Atas dasar itulah, hari ini bersama Yayasan Amal Bunda, diberikan bantuan kepada sekitar 200 perempuan pelaku UMKM. Kami ingin support supaya terus gesit mengurus keluarga, bisnis, dan Ibu-ibu tetap memiliki tulang dan sendi yang sehat dan kuat,” terangnya.
Lucky mengatakan semangat tersebut sejalan dengan produk Etawalin yang berfokus pada kesehatan sendi.
Menurutnya, kesehatan menjadi modal penting agar perempuan tetap aktif menjalankan usaha, mengurus keluarga, sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian.
Ketua Yayasan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, menilai perempuan memegang peranan sentral dalam membangun keluarga yang mandiri.
Karena itu, yayasan terus mengembangkan berbagai program pendampingan dan pemberdayaan perempuan melalui sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ketahanan pangan.
“Perempuan itu jantungnya keluarga. Saya selalu yakin kalau ibunya atau perempuannya itu bisa mengelola keluarga dengan bagus, insyaallah keluarganya juga mandiri,” terang Anita.
Kolaborasi bersama PT Etos Kreatif Indonesia diharapkan menjadi awal dari semakin banyak program yang dapat menyentuh perempuan pelaku UMKM di berbagai daerah.
Gerakan “Perempuan Kuat di Setiap Peran” juga mendapat dukungan dari Maia Estianty sebagai Brand Ambassador Etawalin.
Maia menilai perempuan pelaku UMKM merupakan sosok yang memiliki daya juang tinggi karena mampu membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan.
“Saya bangga menjadi bagian dari Etawalin yang tidak hanya peduli pada kesehatan, tetapi juga peduli pada perempuan Indonesia. Saya sangat mengapresiasi para perempuan pelaku UMKM yang terus berjuang. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat agar mereka terus berkarya dan berkembang. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan, agar bisa menjalankan setiap peran dengan maksimal,” jelas Maia.
Melalui kolaborasi ini, PT Etos Kreatif Indonesia, Etawalin, dan Yayasan Amal Bunda berharap semakin banyak perempuan Indonesia memiliki kesempatan mengembangkan usahanya.
Dukungan terhadap kesehatan dan pemberdayaan ekonomi dinilai menjadi dua aspek yang saling melengkapi untuk menciptakan keluarga yang lebih mandiri sekaligus memperkuat pertumbuhan UMKM di Indonesia.***