
SERAYUNEWS-Ghaly Putra Hengkara dari SMAN 1 Bukateja dan Yasmin Naafi Rasifa A dari SMAN 1 Bobotsari terpilih menjadi Kakang Mbekayu Purbalingga 2026. Keduanya akan menjadi wajah pariwisata Kabupaten Purbalingga sekaligus mewakili daerah pada ajang Mas dan Mbak Jawa Tengah 2026.
Demikian hasil Grand Final Kakang Mbekayu Duta Wisata Purbalingga 2026 di Erhanesia Convention Center, Minggu (28/6/2026) malam. Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif yang hadir dalam acara tersebut mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Kakang Mbekayu. “Di saat banyak anak muda lebih fokus pada dirinya sendiri, para peserta ini justru memiliki keinginan untuk memberikan kontribusi dan mengabdi kepada Kabupaten Purbalingga. Ini adalah sesuatu yang sangat baik,” ujarnya.
Bupati Fahmi menjelaskan, Kakang Mbekayu merupakan program tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga. Pasangan Kakang dan Mbekayu terpilih akan mewakili Kabupaten Purbalingga pada ajang Mas dan Mbak Jawa Tengah 2026.
“Kami berharap mereka mampu membawa nama baik Purbalingga sekaligus berprestasi di tingkat provinsi,” katanya.
Lebih dari sekadar menyandang gelar duta wisata, Fahmi berharap para pemenang mampu menjadi motor penggerak promosi pariwisata Purbalingga yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Harapannya ke depan Kakang Mbekayu ini tidak sekadar formalitas atau hanya menjadi duta wisata. Yang lebih penting, mereka mampu memberikan dampak yang riil bagi kemajuan pariwisata Purbalingga melalui berbagai program kreatif dan inovatif,” tegasnya.
Ia juga mendorong para duta wisata untuk aktif mengenalkan berbagai potensi wisata, budaya, kuliner, hingga ekonomi kreatif Purbalingga melalui media digital dan media sosial sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Harapannya mereka mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Purbalingga serta semakin mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas dengan cara-cara yang kekinian,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setiadi, mengatakan tingginya animo peserta menjadi indikator semakin besarnya minat generasi muda terhadap dunia kepariwisataan.
Dari 90 pendaftar, sebanyak 80 peserta mengikuti tes tertulis dan wawancara yang digelar pada 4 Juni 2026 di Sasana Krida Perwira GOR Goentoer Darjono. Mereka terdiri atas 39 peserta laki-laki dan 41 peserta perempuan, dengan latar belakang 60 pelajar SMA/SMK, 14 mahasiswa, dan enam peserta dari masyarakat umum.
Melalui proses seleksi yang objektif, terpilih 20 grand finalis yang mengikuti serangkaian pembekalan, mulai dari tes kesehatan, tes anti narkoba, public speaking, kepariwisataan, pemerintahan dan pengetahuan umum, beauty class, content creator, koreografi, hingga unjuk bakat.
Sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata berbasis digital, seluruh finalis juga mendapat tantangan membuat konten video reels mengenai destinasi wisata, kuliner, dan potensi ekonomi kreatif Kabupaten Purbalingga yang dipublikasikan melalui media sosial masing-masing.
“Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar Kakang Mbekayu tidak hanya memiliki penampilan yang baik, tetapi juga cerdas, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan siap menjadi duta wisata Kabupaten Purbalingga,” imbuhnya.