SERAYUNEWS – Akhir pekan ini, Sabtu 30 Agustus 2025, harga emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali bergerak naik.
Emas per gram kini dipatok di angka Rp 1.980.000, naik Rp 16.000 dari posisi sehari sebelumnya yang masih Rp 1.964.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback juga terkerek.
Antam menetapkan nilai buyback emas hari ini di level Rp 1.827.000 per gram, lebih tinggi Rp 17.000 dibanding kemarin.
Dengan kondisi ini, selisih antara harga jual dan harga buyback tercatat Rp 153.000 per gram.
Bagi Anda yang baru mulai berinvestasi emas, penting memahami perbedaan dua istilah ini.
Harga jual adalah patokan ketika Anda membeli emas batangan langsung dari gerai resmi Antam atau mitra penjualannya.
Sedangkan harga buyback berlaku jika Anda menjual emas kembali ke Antam.
Selisih antara keduanya cukup signifikan. Karena itu, perhitungan potensi keuntungan tidak bisa hanya melihat harga jual semata.
Investor emas harus mempertimbangkan harga buyback agar keputusan jual-beli lebih rasional.
Selain harga, ada faktor lain yang tidak kalah penting: pajak.
Setiap pembelian emas batangan akan dikenai PPh 22 sebesar 0,45% jika Anda memiliki NPWP.
Jika tidak, tarifnya naik dua kali lipat menjadi 0,9%. Begitu pula saat menjual kembali emas ke Antam.
Untuk transaksi di atas Rp 10 juta, berlaku PPh 22 sebesar 1,5% (dengan NPWP) atau 3% (tanpa NPWP). Pajak ini otomatis dipotong dari nilai transaksi buyback.
Artinya, keuntungan bersih dari investasi emas bukan hanya ditentukan oleh selisih harga jual-beli, tapi juga oleh beban pajak yang harus dibayar.
Pergerakan emas yang cenderung fluktuatif membuat hasil investasi sangat bergantung pada waktu beli dan waktu jual.
Jika Anda membeli emas pada bulan lalu, misalnya, hasilnya bisa berbeda jauh dengan mereka yang sudah menyimpan emas sejak tahun lalu.
Berikut ilustrasi hitungan sederhana bila menjual emas pada harga buyback Rp 1.827.000 per gram hari ini:
Data di atas menunjukkan bahwa emas cenderung menguntungkan jika disimpan dalam jangka panjang, meski di jangka pendek bisa saja menimbulkan kerugian.
Harga emas tidak hanya ditawarkan dalam bentuk 1 gram, melainkan tersedia dalam berbagai pecahan. Berikut daftar harga emas Antam hari ini:
Pilihan pecahan ini memberi fleksibilitas bagi investor, mulai dari pembeli pemula hingga mereka yang bertransaksi dalam jumlah besar.
Naiknya harga emas hari ini bisa dibaca dari dua sisi. Bagi pembeli baru, harga Rp 1.980.000 per gram memang lebih tinggi dibanding bulan lalu, sehingga perlu pertimbangan ekstra.
Namun bagi mereka yang sudah menyimpan emas sejak 2023 atau awal 2024, kenaikan harga saat ini justru memperlihatkan potensi laba yang besar.
Dalam jangka panjang, emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai.
Kenaikan inflasi, ketidakpastian ekonomi global, dan fluktuasi mata uang membuat emas tetap diminati.
Meski begitu, keputusan membeli atau menjual sebaiknya tetap mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan pribadi, dan risiko yang sanggup ditanggung.***