
SERAYUNEWS- Harga perak Antam menunjukkan lonjakan signifikan pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026.
Kenaikan tajam ini menjadi sorotan pelaku pasar karena terjadi di tengah gejolak ekonomi global dan pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Pergerakan harga perak yang agresif memunculkan pertanyaan besar di kalangan investor lebih menarik investasi emas atau perak saat ini?
Lonjakan harga perak tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejumlah faktor global dan domestik saling berkaitan, mendorong permintaan perak baik sebagai instrumen investasi maupun komoditas industri.
Kondisi ini membuat perak kembali dilirik setelah sebelumnya kerap tertinggal dibanding emas.
Di tengah ketidakpastian pasar keuangan, investor cenderung mencari aset lindung nilai alternatif. Selain emas, perak kini dianggap memiliki potensi ganda karena digunakan sebagai bahan baku industri sekaligus aset safe haven.
Melansir berbagai sumber, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Harga perak batangan produksi Antam tercatat melonjak ke level yang jarang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif yang sudah terlihat sejak awal pekan, seiring meningkatnya minat investor terhadap logam mulia non-emas.
Lonjakan harga perak Antam juga mencerminkan dinamika pasar global. Ketika volatilitas pasar saham meningkat dan ketidakpastian ekonomi global membesar, perak menjadi alternatif investasi yang dinilai lebih terjangkau dibanding emas.
Salah satu faktor utama kenaikan harga perak adalah sentimen global. Pelemahan dolar AS membuat harga komoditas berbasis dolar menjadi lebih murah bagi investor global, sehingga permintaan perak ikut meningkat.
Selain itu, ketegangan geopolitik, fluktuasi pasar keuangan, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi global mendorong investor mengalihkan sebagian aset ke logam mulia, termasuk perak.
Tidak hanya sebagai aset investasi, perak memiliki peran strategis dalam sektor industri. Logam ini banyak digunakan dalam industri elektronik, energi terbarukan, hingga teknologi kendaraan listrik.
Permintaan industri yang terus meningkat membuat perak memiliki fundamental yang berbeda dengan emas. Kombinasi fungsi industri dan investasi inilah yang membuat harga perak lebih responsif terhadap perubahan ekonomi global.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas dan perak menjadi pilihan investasi alternatif. Keduanya memiliki karakter berbeda yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi.
1. Nilai cenderung stabil dalam jangka panjang
2. Diakui sebagai aset safe haven global
3. Risiko fluktuasi relatif lebih rendah
4. Mudah dicairkan kapan saja
5. Cocok untuk perlindungan nilai kekayaan
1. Harga beli relatif mahal
2. Potensi kenaikan terbatas saat pasar normal
3. Kurang menarik untuk trading cepat
4. Tidak menghasilkan pendapatan pasif
5. Sensitif terhadap kebijakan suku bunga
1. Harga lebih terjangkau dibanding emas
2. Potensi kenaikan harga lebih agresif
3. Banyak digunakan di sektor industri
4. Cocok untuk investor spekulatif
5. Permintaan bisa meningkat saat ekonomi pulih
1. Harga sangat fluktuatif
2. Risiko koreksi lebih besar
3. Sensitif terhadap kondisi industri global
4. Likuiditas di bawah emas
5. Kurang stabil sebagai aset lindung nilai
Emas lebih cocok untuk investor konservatif, sedangkan perak menarik bagi investor yang mengejar pertumbuhan dengan risiko lebih tinggi. Pilih sesuai tujuan dan profil risiko Anda.
Kenaikan harga perak membuka peluang sekaligus risiko. Investor disarankan tidak hanya terpaku pada tren jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan faktor fundamental dan tujuan investasi.
Diversifikasi antara emas dan perak dinilai menjadi strategi yang seimbang. Dengan mengombinasikan keduanya, investor dapat memanfaatkan stabilitas emas dan potensi pertumbuhan perak secara bersamaan.
Analis menilai prospek perak masih cukup menjanjikan selama sentimen global tetap mendukung. Permintaan industri yang kuat dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil berpotensi menjaga harga perak di level tinggi.
Namun demikian, volatilitas tetap menjadi karakter utama perak. Investor perlu mencermati perkembangan global, termasuk kebijakan moneter dan pergerakan mata uang utama dunia.
Kenaikan harga perak Antam pada Kamis, 29 Januari 2026 menandakan perubahan minat pasar terhadap logam mulia non-emas. Perak tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan mulai menjadi instrumen investasi yang diperhitungkan.
Keputusan memilih emas atau perak sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing. Di tengah ketidakpastian global, kombinasi keduanya dapat menjadi strategi yang lebih aman dan fleksibel.
Lonjakan harga perak Antam mencerminkan dinamika baru pasar logam mulia di tengah tekanan ekonomi global. Perak kini tampil sebagai alternatif investasi yang semakin relevan.
Dengan strategi yang tepat dan pemahaman risiko, pergerakan harga perak dapat menjadi peluang menarik bagi investor yang ingin memperluas portofolio di luar emas.