
SERAYUNEWS – Pergerakan harga emas kembali menunjukkan dinamika yang menarik pada akhir pekan ini pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Pasalnya, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami kenaikan signifikan setelah sempat tertekan cukup dalam sehari sebelumnya.
Kenaikan ini membuat harga emas Antam kembali mendekati level Rp 2,9 juta per gram dan menjadi sorotan pelaku pasar maupun masyarakat yang rutin memantau investasi logam mulia.
Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, harga emas Antam hari ini berada di level Rp 2.890.000 per gram.
Angka tersebut naik Rp 30.000 dibandingkan harga perdagangan Jumat (6/2/2026) yang tercatat sebesar Rp 2.856.000 per gram.
Padahal, sehari sebelumnya harga emas Antam sempat mengalami koreksi tajam hingga Rp 100 ribu.
Kondisi ini menegaskan bahwa fluktuasi harga emas masih cukup tinggi, seiring sentimen global yang terus berubah dan memengaruhi pasar komoditas.
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami lonjakan yang cukup besar.
Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat naik Rp 66.000 dan dipatok di angka Rp 2.706.000 per gram.
Harga buyback merupakan harga yang berlaku apabila Anda ingin menjual kembali emas batangan ke Antam.
Dengan kenaikan ini, pemilik emas yang membeli di harga lebih rendah memiliki kesempatan untuk merealisasikan keuntungan, meskipun banyak investor masih memilih menahan emas sebagai aset jangka panjang.
Pergerakan harga buyback yang agresif ini juga mencerminkan tingginya permintaan emas fisik di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Sebagai pengingat, harga emas Antam sempat mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan harga mencapai Rp 3.168.000 per gram.
Pada periode yang sama, harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.989.000 per gram.
Rekor tersebut menjadi bukti kuat bahwa emas masih dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang efektif, terutama ketika ketidakpastian global meningkat.
Meski saat ini harga sudah bergerak turun dari puncaknya, level harga emas Antam masih tergolong tinggi secara historis.
Seluruh data harga emas Antam dalam artikel ini mengacu pada situs resmi Logam Mulia, sehingga dapat dipastikan akurat dan dapat dijadikan referensi bagi publik.
Berikut daftar harga emas Antam per Sabtu, 7 Februari 2026, untuk pengiriman melalui Ekspedisi Pulogadung, Jakarta:
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan kondisi pasar global.
Dari pasar internasional, harga emas dunia juga tercatat menguat pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026.
Kenaikan harga emas global ini turut menopang pergerakan harga emas domestik.
Mengutip CNBC, harga emas spot naik 3,9% menjadi USD 4.954,92 per ounce pada pukul 14.18 ET (19.18 GMT).
Kenaikan ini terjadi setelah emas sempat mengalami koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya.
Secara mingguan, emas diperkirakan membukukan kenaikan sekitar 2%.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik 1,8% menjadi USD 4.979,80 per ounce.
Pelemahan indeks dolar AS sebesar 0,2% turut mendukung penguatan harga emas, karena membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli di luar Amerika Serikat.
“Pasar emas sedang mengalami aksi beli yang dianggap menguntungkan oleh trader yang optimistis,” ujar Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Isu geopolitik turut berperan dalam pergerakan harga emas. Diplomat utama Iran menyatakan bahwa pembicaraan nuklir dengan AS yang dimediasi Oman telah dimulai dengan “baik” dan akan berlanjut.
Pernyataan tersebut sedikit menurunkan ketegangan pasar, meskipun pelaku pasar masih bersikap hati-hati.
Wyckoff menilai bahwa pemulihan harga emas saat ini belum memiliki dorongan kuat untuk menembus rekor baru tanpa adanya eskalasi geopolitik yang signifikan.
Meski begitu, emas tetap dipandang sebagai aset safe haven yang relevan di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik global.***