
SERAYUNEWS – Perayaan Hari Raya Idul Adha tidak berhenti hanya pada tanggal 10 Zulhijah. Setelah hari raya kurban tersebut, umat Islam masih memasuki rangkaian hari yang dikenal sebagai Hari Tasyrik.
Dalam kalender Hijriah, Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Hari Tasyrik memiliki kedudukan khusus dalam ajaran Islam. Pada hari-hari tersebut, umat Muslim dianjurkan memperbanyak zikir, takbir, doa, serta menjaga rasa syukur kepada Allah SWT.
Selain itu, Hari Tasyrik juga identik dengan suasana kebersamaan karena banyak masyarakat masih menikmati hidangan kurban bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
Tidak sedikit masyarakat yang bertanya mengenai Hari Tasyrik 2026 sampai kapan dan kapan tepatnya rangkaian hari tersebut berakhir.
Pertanyaan ini biasanya muncul karena Hari Tasyrik berkaitan dengan larangan puasa serta waktu penyembelihan hewan kurban.
Secara bahasa, istilah tasyrik berasal dari kata “tasyrîq” yang berarti menjemur sesuatu di bawah sinar matahari.
Pada masa dahulu, masyarakat Arab memiliki kebiasaan menjemur daging kurban agar lebih awet dan tahan lama. Dari kebiasaan itulah muncul istilah Hari Tasyrik.
Dalam ajaran Islam, Hari Tasyrik termasuk bagian dari hari raya Idul Adha. Karena masih menjadi rangkaian hari raya, umat Islam dilarang menjalankan ibadah puasa pada waktu tersebut, baik puasa sunnah maupun puasa wajib seperti qadha Ramadan dan nazar.
Larangan tersebut didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa Hari Tasyrik merupakan hari makan, minum, dan memperbanyak zikir kepada Allah SWT.
Selain menjadi waktu yang diharamkan untuk berpuasa, Hari Tasyrik juga menjadi momen penting bagi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Banyak umat Islam memanfaatkan hari-hari ini untuk membagikan daging kurban sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.
Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, Hari Tasyrik 2026 berlangsung selama tiga hari setelah Idul Adha. Jika Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, maka jadwal Hari Tasyrik adalah sebagai berikut:
Dengan demikian, Hari Tasyrik 2026 berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026 saat waktu Maghrib tiba. Dalam sistem kalender Islam, pergantian hari dimulai setelah matahari terbenam atau memasuki waktu Maghrib.
Selama periode tersebut, umat Muslim dianjurkan memperbanyak takbir, tahmid, tasbih, dan berbagai amalan baik lainnya.
Banyak ulama juga menyebut Hari Tasyrik sebagai hari penuh keberkahan karena masih menjadi bagian dari suasana Idul Adha.
Meski Hari Tasyrik identik dengan menikmati makanan dan minuman, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh. Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah memperbanyak zikir kepada Allah SWT.
Takbir, tahmid, tahlil, istigfar, serta doa menjadi amalan yang bisa terus dilakukan selama Hari Tasyrik berlangsung.
Dengan memperbanyak zikir, umat Muslim diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga hati tetap penuh rasa syukur.
Selain itu, Hari Tasyrik juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Pembagian daging kurban kepada masyarakat membutuhkan, berbagi makanan, hingga membantu sesama menjadi bagian penting dari nilai Idul Adha.
Setelah Hari Tasyrik berakhir, semangat ibadah tersebut sebaiknya tetap dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Umat Islam dianjurkan terus memperbanyak amal saleh, menjaga silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan memahami jadwal Hari Tasyrik 2026 dan amalan yang dianjurkan, umat Muslim diharapkan dapat menjalani momen tersebut dengan lebih baik.
Tidak hanya menjaga ibadah, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.***