
SERAYUNEWS – Dewan Perwakilan Wilayah Ikatan Langkah Dansa Indonesia (DPW ILDI) Kabupaten Banyumas sukses menggelar Pelatihan Calon Instruktur ILDI Tingkat Dasar selama tiga hari, Jumat–Minggu (15–17 Mei 2026), di Aula RM Pringgading, Purwokerto.
Kegiatan ini diikuti 21 peserta dari Banyumas dan sejumlah wilayah sekitar. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas instruktur langkah dansa atau line dance di Banyumas.
Pelatihan dibuka langsung Ketua KORMI Kabupaten Banyumas, Samsudin Tirta. Untuk menjaga kualitas pelatihan, panitia menghadirkan narasumber dari DPP ILDI Pusat dan DPD ILDI Jawa Tengah.
Ketua DPW ILDI Kabupaten Banyumas, Ny. Gati Artiningrum Purwandani mengatakan, pelatihan tingkat dasar ini merupakan program strategis organisasi untuk mencetak instruktur yang kompeten dan profesional.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Atit Sri dari DPP ILDI Pusat dan Henny Dwi Sel Via Tie dari DPD ILDI Jawa Tengah sebagai pemateri utama.
“Pelatihan Calon Instruktur Tingkat Dasar merupakan program kerja ILDI dalam rangka meningkatkan kwalitas dan kwantitas Instruktur ILDI di Kabupaten Banyumas dengan menghadirkan narasumber dari DPP ILDI Pusat 2 orang serta DPD ILDI Jawa Tengah,” katanya.
Ketua Panitia Pelatihan, Ny. Bangkit Sudarmi, mengungkapkan bahwa olahraga langkah dansa kini semakin populer dan berkembang hingga tingkat kecamatan serta desa di Banyumas.
Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan kebutuhan besar terhadap instruktur yang memiliki kemampuan teknik sekaligus rasa percaya diri saat mengajar.
“Saat ini sudah ada tapi masih sedikit dan masih kurang percaya diri. Dengan adanya pelatihan ini mereka akan mendapat pengakuan dengan sertifikat yang diterima sehingga akan lebin percaya diri dan sesuai dengan step sheet, teknik dan irama dansa, serta beat dan ketukannya. Karena langkah dansa bukan sekedar menari dan bergerak,” katanya.
Salah satu narasumber dari DPP ILDI Pusat, Ny. Atit Sri, menjelaskan bahwa peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga wajib mengikuti ujian tertulis dan praktik untuk memperoleh sertifikasi instruktur.
Materi yang diberikan meliputi sejarah organisasi ILDI dan line dance, istilah teknis serta langkah dasar dansa, etika profesi instruktur, pengenalan step sheet, teknik, irama, beat dan ketukan dansa, hingga didaktik metodik dalam pelatihan.
Ketua DPD ILDI Jawa Tengah, Henny Dwi Sel Via Tie, memberikan apresiasi terhadap tingginya antusiasme peserta di Banyumas untuk memperdalam ilmu langkah dansa.
Ia berharap semakin banyak instruktur bersertifikat akan ikut mendorong perkembangan olahraga rekreasi sekaligus mendukung program pemerintah.
“Saya sangat senang karena teman teman di Banyumas ini memiliki animo yang tinggi untuk mempelajari lebih dalam, untuk menjadi instruktur yang berkualitas dan profesional. Saya berharap semakin banyaknya intstrutur akan semakin meningkatkan olahraga ILDI dan mendukung program pemerintah yaitu Program Indonesia Bergerak,” kata dia.