
SERAYUNEWS-Indonesia gagal mendapatkan gelar di dua ajang bulu tangkis China Masters dan Swiss Open. Tiga wakil Indonesia di final mengalami kekalahan, Minggu (15/3/2026).
Di China Masters, Prahdiska Bagas Shujiwo jadi satu-satunya wakil Indonesia di final. Sayangnya Shujiwo kalah dua set langsung dari pebulu tangkis tuan rumah Chao Sun. Shujiwo kalah dengan skor 14-21, 11-21.
Sebenarnya di atas kertas Shujiwo bisa memenangkan pertandingan. Sebab, Shujiwo memiliki peringkat dunia yang lebih bagus dari Chao Sun. Shujiwo adalah peringkat 45 dunia, sedangkan Chao Sun adalah peringkat 175 dunia.
Sementara di Swiss Open, tunggal putri Indonesia yakni Putri Kusuma Wardani kalah dua set langsung dari tunggal putri Thailand yakni Supanida Katethong. Katethong mampu menang dalam dua set langsung dengan 21-11, 21-15.
Keberhasilan itu membuat Katethong menjadi juara Swiss Open. Ini adalah gelar ketiga Katethong di ajang BWF World Tour. Sebelumnya Katethong mampu juara di Amerika Serikat Open tahun 2023 dan juara Thailand Open 2024.
Alwi Farhan, pebulu tangkis Indonesia di nomor tunggal putra juga gagal juara di Swiss Open. Di partai final, Alwi kalah dari pebulu tangkis Jepang Yushi Tanaka dalam pertandingan dua set. Alwi kalah 18-21 dan 12-21.
Setelah kejuaraan China Masters dan Swiss Open, pada pekan ini akan ada ajang Orleans Masters di Prancis. Ada beberapa wakil Indonesia yang akan main di ajang tersebut.