Kamis, 29 September 2022

Innalillahi, Wisata Berujung Maut, Bocah 7 Tahun Meninggal di Kolam Renang Objek Wisata di Desa Cipawon Bukateja Purbalingga

Niat bersenang-senang di libur panjang pekan ini, warga Banjarnegara justru pulang membawa duka. Anaknya yang berumur 7 tahun, tewas tenggelam di kolam renang sedalam 120 cm. Nyawanya tak sempat tertolong meski sudah berusaha dilarikan ke rumah sakit.


Purbalingga, serayunews.com

Kapolsek Bukateja AKP Wartono mengatakan, terjadi kecelakaan air di kolam renang Agro Wisata Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Korban merupakan bocah 7 tahun, asal Kabupaten Banjarnegara.

“Korban adalah anak laki-laki bernama Hendi Setiawan (7) warga Desa Pingit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara,” kata AKP Wartono, Minggu (02/01/2021) sore.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, saat itu korban tengah berenang di salah satu kolam anak bersama teman-temannya. Namun, diperkirakan lepas dari pengawasan orangtuanya. Sehingga korban berenang ke kolam dewasa dengan kedalaman 120 sentimeter.

“Ibu korban sedang mengurusi anak yang masih balita bermain di wahana yang lain. Diduga karena ketidakpahaman korban berenang hingga kolam dewasa hingga akhirnya¬† tenggelam,” kata Kapolsek.

Anggota Polsek Bukateja, kemudian mendatangi TKP dan memberikan pertolongan pertama dengan membawa korban ke Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara.

“Namun nahas, saat dibawa ke rumah sakit, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata AKP Wartono.

Kapolsek menambahkan, keterangan dokter rumah sakit dan visum luar Tim Inafis Polres Purbalingga, korban dibawa ke rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal. Hal itu didasarkan pada ciri-ciri korban yakni keluar busa dari hidung dan mulut serta kuku membiru di tubuh. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan di lokasi sudah dilakukan pemeriksaan TKP dan di lokasi dipasangi garis polisi. Selain itu, pihak kepolisian masih meminta keterangan dari para saksi. Termasuk pengelola tempat wisata kolam renang tersebut.

Berita Terpopuler

Berita Terkini