
SERAYUNEWS – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB secara resmi mengumumkan nama Imam Ahfas sebagai calon definitif Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Banyumas untuk masa bakti 2026-2031.
Keputusan strategis ini disampaikan langsung dalam Rapat Sosialisasi Ketetapan Tim Koordinator DPP PKB tentang Calon Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Masa Bakti 2026-2031 Se-Provinsi Jawa Tengah yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026.
Imam Ahfas menjelaskan, agenda utama rapat hari ini yakni penyampaian hasil penjaringan dan penetapan calon definitif ketua DPC PKB di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Momen penting yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPC PKB, seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Banyumas, hingga para Ketua DPAC PKB se-Kabupaten Banyumas. Menurut Imam, pengumuman dilakukan langsung oleh DPP PKB dengan pendampingan dari DPW PKB Jawa Tengah.
“DPP menyampaikan calon-calon ketua definitif PKB di Jawa Tengah. Untuk Kabupaten Banyumas, alhamdulillah nama saya yang diumumkan sebagai calon definitif Ketua DPC PKB Banyumas,” katanya, Kamis (11/6/2026).
Usai namanya resmi diketuk, Imam menegaskan tidak ingin mengulur waktu. Pihaknya bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan Tim DPP dan DPW demi merampungkan susunan kepengurusan definitif DPC PKB Banyumas.
Langkah ini krusial mengingat agenda besar sudah di depan mata: pelantikan serentak seluruh pengurus DPC PKB se-Indonesia yang dijadwalkan pada 22 Juli 2026 mendatang.
“Kami akan menunggu pelantikan pengurus DPC PKB yang rencananya dilaksanakan secara serentak pada 22 Juli 2026. Setelah pelantikan, kami akan menggelar rapat kerja untuk menyusun program dan arah perjuangan PKB Banyumas ke depan,” ujarnya.
Menatap rapat kerja nanti, Imam sudah mengantongi peta jalan yang jelas. Fokus utamanya adalah menyuntikkan energi baru ke dalam organisasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke akar rumput. Konsolidasi internal ini dinilai sebagai mesin penggerak utama agar partai siap tempur menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.
“Kami akan fokus melakukan konsolidasi internal mulai dari jajaran DPC, badan otonom, hingga DPAC se-Kabupaten Banyumas. Selain itu, akan dilakukan penyegaran struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PKB di seluruh wilayah Banyumas,” jelasnya.
Bagi Imam, merapikan dan memperkuat struktur organisasi adalah harga mati agar PKB Banyumas tampil solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.
Bagi kepengurusan baru ini, politik bukan sekadar urusan struktural di atas kertas. Imam Ahfas berkomitmen membawa PKB Banyumas untuk lebih membumi, turun langsung, dan hadir di tengah-tengah problematik yang dihadapi warga, mulai dari isu sosial, ekonomi, hingga pembangunan daerah.
“Kami ingin PKB lebih sering hadir di masyarakat, mendengarkan persoalan mereka dan memberikan solusi. Kami terbuka terhadap berbagai usulan kegiatan maupun program yang berasal dari masyarakat,” katanya.
Ia percaya, kebijakan partai yang sukses adalah kebijakan yang lahir dari rahim aspirasi masyarakat itu sendiri.
Satu hal yang menarik dari visi kepemimpinan Imam Ahfas adalah keberaniannya melakukan regenerasi total. Sadar bahwa peta demografi Banyumas hari ini didominasi oleh anak muda, PKB Banyumas siap membuka pintu lebar-lebar bagi para millennials dan Gen Z untuk ikut menyetir arah pembangunan daerah.
“Kami sangat membuka ruang bagi anak-anak muda untuk bergabung dan berkiprah di PKB. Kita memahami bahwa pemilih muda saat ini merupakan kelompok mayoritas di Kabupaten Banyumas,” ujarnya.
Di mata Imam, anak muda adalah gudang inovasi dan gagasan segar yang sangat dibutuhkan agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Ruang-ruang bagi anak muda akan kami akomodasi. Gagasan dan program yang berpihak kepada generasi muda juga akan menjadi perhatian kami,” tegas Imam.
Meski pelantikan baru akan digelar bulan depan, PKB Banyumas sudah mulai mencuri start dalam merumuskan skema politik jangka panjang. Berbagai strategi pemenangan pemilu mulai digodok secara matang demi mendongkrak perolehan suara dan capaian politik partai agar jauh melampaui periode sebelumnya.
“Ke depan tentu harus disiapkan skema-skema pemenangan yang baik sehingga PKB bisa menjadi lebih besar dan lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.
Dengan nakhoda baru di tangan Imam Ahfas, partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang di Banyumas ini tampaknya siap berlari kencang. Mereka kini bersiap memasuki fase konsolidasi total sekaligus mempertegas posisi politiknya sebagai partai yang dekat di hati rakyat Banyumas.