
SERAYUNEWS- Langit Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kembali bersiap dipenuhi warna-warni balon udara tradisional dalam rangka Festival Mudik Wonosobo 2026.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menjadwalkan rangkaian festival tersebut berlangsung pada 22 hingga 28 Maret 2026 di 23 titik desa, dengan puncak perayaan pada 29 Maret 2026 di Alun-Alun Wonosobo.
Festival tahunan ini menjadi agenda budaya yang selalu dinantikan masyarakat dan wisatawan, terutama saat momentum mudik menjelang Hari Raya Idulfitri pada tahun ini.
Selain menyuguhkan atraksi penerbangan balon udara tradisional, pengunjung juga dapat menikmati bazar kuliner khas daerah, lapak UMKM, serta pertunjukan seni dan musik tradisional yang digelar di berbagai lokasi.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi persiapan Festival Mudik Wonosobo 2026 pada Selasa, 3 Maret 2026 di Ruang Kertonegoro Setda Wonosobo.
Pertemuan tersebut menjadi forum konsolidasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan festival dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.
Rapat dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Wonosobo, Asisten Perekonomian Setda Wonosobo, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pihak AroundMe sebagai event organizer, serta perwakilan Komunitas Balon Wonosobo.
Dalam forum tersebut, para peserta rapat menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, penguatan koordinasi teknis, serta percepatan penyelesaian perizinan dan pengamanan kegiatan.
Kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan serta kelancaran seluruh rangkaian acara.
Festival Mudik Wonosobo 2026 mengusung konsep “Tradition in The Sky and Celebration on The Ground.”
Konsep ini menggabungkan dua pengalaman utama bagi pengunjung, yakni menikmati tradisi balon udara yang terbang di langit Wonosobo, sekaligus merasakan kemeriahan perayaan budaya di daratan melalui bazar, kuliner, dan pertunjukan seni.
Dalam rapat koordinasi, panitia juga membahas sejumlah aspek teknis penting, antara lain:
· kesiapan penerbangan balon udara tradisional
· validasi titik koordinat setiap lokasi penerbangan
· sistem pelaporan kunjungan wisatawan secara real-time
· pengaturan lalu lintas dan area parkir
· pengendalian balon udara liar
· penataan area UMKM dan bazar kuliner
Pemerintah memperkirakan puluhan ribu pengunjung akan hadir, terutama saat puncak festival. Oleh karena itu, pengamanan terpadu akan melibatkan berbagai instansi guna menjaga kenyamanan serta keselamatan pengunjung.
Dalam rangkaian Festival Mudik 2026, penerbangan balon udara tradisional akan digelar di 23 lokasi desa yang tersebar di berbagai kecamatan di Wonosobo.
Seluruh kegiatan biasanya dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai, sehingga masyarakat disarankan datang lebih pagi untuk menikmati momen balon udara mengudara.
Berikut jadwal dan lokasi penerbangan balon udara:
22 Maret 2026
· Gemblengan – Garung
· Lumajang – Watumalang
· Wonolelo – Wonosobo
22–23 Maret 2026
· Butuh – Kalikajar
22–25 Maret 2026
· Tanjungsari – Sapuran
· Kembaran – Kalikajar
23 Maret 2026
· Sumberdalem – Kertek
23–24 Maret 2026
· Bumireso – Wonosobo
· Karangluhur – Kertek
· Semayu – Selomerto
23–26 Maret 2026
· Simbang – Kalikajar
24 Maret 2026
· Mudal – Mojotengah
24–26 Maret 2026
· Candiyasan – Kertek
25 Maret 2026
· Mangunrejo – Kalikajar
· Lapangan Sukoharjo
25–26 Maret 2026
· Mirombo – Wonosobo
· Bojasari – Kertek
26 Maret 2026
· Kalibeber – Mojotengah
26–28 Maret 2026
· Lamuk – Kalikajar
27–28 Maret 2026
· Tempelsari – Kalikajar
· Gondang – Watumalang
28 Maret 2026
· Tumenggungan – Selomerto
29 Maret 2026
· Puncak Festival Mudik Wonosobo 2026 di Alun-Alun Wonosobo
Pada puncak festival, puluhan balon udara tradisional dari berbagai komunitas akan diterbangkan secara serentak dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Festival Mudik Wonosobo tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga berperan penting dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas, serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang kuliner, dan pelaku seni tradisional.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Wonosobo optimistis Festival Mudik Wonosobo 2026 dapat menjadi agenda wisata budaya yang semakin dikenal secara nasional bahkan internasional.