
SERAYUNEWS– Jalan raya Sirau-Kramat di Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga tertimbun longsor, Selasa (3/2/2026) sore. Kondisi tersebut diakibatkan hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut. Akibatnya ratusan warga terisolir.
Ketua Masyarakat Tanggap Bencana (Mastana) Desa Sirau, Sarwono dalam Laporannya menyebutkan hujan deras di wilayah tersebut terjadi mulai pukul 14.00-17.35 WIB. Dari kejadian tersebut mengakibatkan terjadinya tanah longsor di beberapa titik. “Bencana tanah longsor terjadi pukul 15.00 WIB. Lokasinya di Jalan lintas Sirau-Kramat,” ungkapnya.
Longsor disebabkan, hujan lebat mulai sekitar pukul 14.00-17.35 WIB. Dampaknya akses jalan raya Penghubung Desa Sirau – Kramat lumpuh total. Pasalnya jalan tertimbun bebatuan serta materirial longsorlainya. “Akses Jalan tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” terangnya.
Hingga saat ini belum dilakukan penanganan. Pasalnya hujan deras masih turun dan situasi di kawasan tersebut gelap gulita. Tertutupnya akses jalan membuat ratusan warga Desa Sirau terisolir. Pihaknya sudah melaporkan longsor tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah ()BPBD Purbalingga.
“Jika ingin menuju wilayah luar warga harus memutar melalui Danasari Karangjambu atau melalui Watukumpul Pemalang. Ini membutuhkan waktu yang lama,” lanjutnya.
Warga Sirau yang masih berada di luar sementara tak bisa kembali ke rumah karena akses jalan tertutup. Sedangkan warga luar desa yang berada di Sirau juga tertahan karena akses jalan pulanb tertimbun longsor. Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Revon Hapinindriat ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya longsor tersebut.
“Penanganan akan dilaksanakan besok pagi (Rabu (4/2/2026) karena dilokasi gelap, jika hujan dimungkinkan terjadi longsor susulan. Hal ini dapat membahayakan petugas dan relawan yang melakukan pembersihan,” ungkapnya.