
SERAYUNEWS– Suporter kesebelasan Persibangga Purbalingga meminta manager Persibangga Hamzah Asadullah tidak mundur dari jabatannya. Aspirasu tersebut disampaikan dalam aksi damai di kawasan Stadion Goentoer Darjono, Senin (23/2/2026) sore.
Para supporter tersebut awalnya hendak menyampaikan aspirasi menemui Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Namun aksi tersebut dialihkan ke Stadion Goentoer Darjono yang merupakan home base Persibangga.
Perwakilan supporter Ao Lingga mengatakan pihaknya melakukan aksi untuk meminta kejelasan mengenai kesiapan Persibangga menuju Liga 3 Nasional. Mereka juga meminta agar Hamzah Asadullah yang merupakan manager Persibangga tidak mundur dari jabatannya. “Hamzah sudah membawa Persibangga menjadi juara Liga 4 Jateng 2025/2026 dan lolos ke putaran nasional. Ini menjadi sejarah bagi Persibangga,” ungkapnya.
Pihaknya meminta agar managemen bertindak tegas dengan mencoret pemain yang dianggap bisa menganggu kekompakan tim. Wabup Purbalingga Dimas Prasetyahani bersama Kepala Dinporapar Purbalingga Sadono, Kepala Dinkominfo Purbalingga R Budi Setiawan serta Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga Uut Triyas Yanuar, menemui supporter yang melakukan aksi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wabup Dimas menyampaikan pihaknya akan menyampaikan aspirasi supporter tersebut kepada Bupati Fahmi. Termasuk menyampaikan langsung kepada Hamzah agar tetap menjadi manager Persibangga. Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga Uut Triyas Yanuar juga mengatakan hal serupa. Dia berharap Hamzah tetap bersedia menduduki jabatan manager Persibangga.
Sebelumnya Manager Persibangga Hamzah Asadullah mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut tertuang dalam dalam surat pengunduran diri tertanggal 18 Februari 2026.
Manager yang sukses membawa Persibangga menjadi juara Liga 4 Jateng 2025/2026 menyampaikan perihal pengunduran dirinya. Dituliskan, keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan dan capaian tim selama dia mengemban amanah tersebut.
“Saya menyadari bahwa dalam periode kepemimpinan saya masih terdapat berbagai kekurangan dan target yang belum dapat terpenuhi secara optimal. Saya merasa belum mampu memberikan kontribusi terbaik sebagaimana harapan besar masyarakat Purbalingga terhadap Persibangga,” paparnya.
Sebagai pribadi dan bagian dari keluarga besar Persibangga, Hamzah menandaskan dirinya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Purbalingga, para supporter, pemain, ofisial, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepercayaan dan kerja selama ini.
“Saya tetap memiliki harapan besar agar Persibangga dapat terus berbenah, berkembang dan kembali meraih prestasi yang membanggakan di masa mendatang. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Purbalingga menjadi fondasi utama bagi kebangkitan tim kebanggaan kita bersama,” ungkapnya.
Seperti diketahui Persibangga menjadi juara Liga 4 Jateng 2025/2026. Di babak final menghadapi Persak Kebumen di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (16/2/2026), Persibangga menang melalui adu penalti. Persibangga juga lolos menuju Liga 4 Nasional 2025/2026.