
SERAYUNEWS-Persibara Banjarnegara akan menjalani lawatan ke kandang Persik Kendal untuk menjalani laga lanjutan grup F Liga 4 PSSI Jateng. Pada laga tersebut Persibara akan meladeni ambisi tuan rumah Persik Kendal di Stadion Kebondalem, Kendal, Rabu (7/1/2026).
Pada lawatan tersebut, Laskar Dipayudha mematok target realistis, dimana anak asuh Agus Riyadi ini akan tampil all out demi mencuri poin di kandang lawan. Meski begitu, tim asal Kota Dawet Ayu ini menyadari bahwa mencuri poin di kandang lawan bukan perkara mudah, terlebih Persik Kendal baru saja meraih hasil positif dengan meraih poin penuh saat bertandang ke Persak Kebumen.
Manager Persibara Banjarnegara Kodam mengatakan, dengan tidak meremehkan kekuatan tim lawan, dirinya mengaku optimistis Persibara Banjarnegara mampu mencuri poin di kandang lawan. Untuk itu, dirinya meminta seluruh pemain berjuang keras dengan penuh semangat dan memberikan yang terbaik.
“Target kami realistis, yang jelas pemain akan tampil maksimal dan memberikan yang terbaik, fokus dalam permainan, hindari kesalahan, menjaga kekompakan tim, bermain dengan hati, dan pulang ke Banjarnegara membawa poin,” katanya.
Menurutnya, poin dari kandang Persik Kendal sangatlah penting, sebab pada laga perdana di kandang sendiri, Persibara Banjarnegara harus berbagi angka dengan Persikama Kabupaten Magelang.
Hasil ini tentu menjadi pukulan berat bagi skuat Laskar Dipayudha, mencuri poin di kandang Persik Kendal menjadi target realistis untuk menjaga asa Persibara Banjarnegara lolos ke dari babak penyisihan grup.
Seperti diketahui, Persibara Banjarnegara gagal mengamankan poin penuh pada laga perdana Grup F Liga 4 PSSI Jawa Tengah 2026. Bermain di Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara, Sabtu (3/1/2026), Laskar Dipayudha harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Persikama Kabupaten Magelang dengan skor 1-1.
Bermain di kandang sendiri, Persibara justru dikejutkan oleh gol cepat tim tamu. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika pemain belakang Persibara, I Nyoman, melakukan gol bunuh diri. Berawal dari situasi bola mati, sundulan yang dilepaskan Nyoman gagal diantisipasi dan justru bersarang di gawang sendiri. Persibara Banjarnegara baru dapat menyamakan kedudukan pada masa injuri time babak pertama melalui titik putih.