
SERAYUNEWS-Imran Amirullah menyatakan mundur dari jabatan pelatih kepala Persibangga Purbalingga. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram @imranamirullah6 pada Selasa (24/2/2026).
Mundurnya mantan pemain PSM Makassar tersebut menjadi bagian dinamika Persibangga usai menjadi juara Liga 4 Jateng 2025/2026. Imran mengucapkan terima kasih untuk semuanya karena sudah menjadi bagian keluarga besar Persibangga Purbalingga.
Imran juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, Manager Persibangga Hamzah Asadullah, sponsor serta para supporter yang setia mendukung team Persibangga Purbalingga. Semoga Persibangga semakin sukses.
Sebelumnya Asisten pelatih Wahyu Wijiastanto dan tiga pemain M Rizqi Fauzan, Haidar Nur Afif, dan Andre Putra memutuskan untuk pamit pergi dari Persibangga.
Wahyu melalui instagramnya mengucapkan terima kasih pada Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif, mantan manajer Hamzah Asadullah. Dia juga berterima kasih pada beberapa pihak lainnya yang telah membantu selama di Persibangga.
Wahyu seperti diketahui adalah sosok asisten pelatih yang aktif di tepi lapangan ketika pertandingan. Wahyu adalah mantan pemain sepak bola dan pernah membela timnas Indonesia. Wahyu pernah jadi bagian timnas Indonesia di ajang AFF 2012.
Kemudian, M Rizqi Fauzan juga memutuskan untuk pamit. Hal itu bisa diketahui dari instagramnya. Daam kesempatan itu, dia berterima kasih pada Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif dan mantan manajer Hamzah Asadullah. Fauzan bilang bahwa janji untuk membawa Persibangga juara telah terwujud. Kini, dia akan melanjutkan perjalanan ke tempat lain.
Haidar Nur Afif juga memberi kabar melalui Instagramnya. Memang tidak ada ucapan pamit untuk pergi. Namun, dalam kolom percakapan, Haidar memberi jawaban dari para penanya yang mengindikasikan dia akan pergi dari Persibangga.
Andre Putra melalui Instagramnya juga pamit dan mengucapkan terima kasih. Andre adalah kapten Persibangga di Liga 4 Jateng.
Dinamika yang terjadi di Persibangga Purbalingga setelah juara menarik perhatian. Persibangga juara Liga 4 Jateng setelah mengalahkan Persak Kebumen melalui adu penalti pada 16 Februari 2026.
Setelah keberhasilan itu, ada pernyataan kekecewaan dari pemain pada manajemen. Kekecewaan itu kemudian merambat luas melalui media sosial. Pihak manajemen melalui manajer Hamzah Asadullah melakukan klarifikasi.
Tapi, belakangan Hamzah memilih mundur dari kursi manajer Persibangga. Kemudian beberapa punggawa juga memilih pamit dari Persibangga. Padahal, jalan Persibangga belum usai. Mereka harus melanjutkan Liga 4 Nasional setelah Lebaran nanti.