
SERAYUNEWS– Jembatan darurat dibangun di lokasi terdampak banjir bandang Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Pembangunan jembatan tersebut diharapkan bisa membuka akses jalan yang tertutup banjir bandang.
Pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong bersama TNI, relawan, dan warga setempat. Langkah ini diambil untuk memulihkan akses transportasi yang sempat terputus akibat bencanaWakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo mengatakan puluhan personel Polri kembali diterjunkan di lokasi bencana alam di wilayah Kecamatan Karangreja.
“Kegiatan kali ini adalah pembangunan jembatan darurat di Dusun Bambangan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja,” jelasnya, Minggu (1/2/2026).
Disampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat dilakukan personel Polres Purbalingga bersama Brimob, TNI, relawan, dan masyarakat. Jembatan darurat tersebut dibangun menggunakan kayu yang dipotong kemudian disusun di lokasi.
“Jembatan darurat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Bahkan truk yang sempat terjebak sudah dapat melintas,” ungkapnya.
Wakapolres menambahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum dan telah melakukan assessment terhadap jembatan-jembatan yang rusak di wilayah Kecamatan Karangreja untuk dilakukan langkah perbaikan.
Dalam kesempatan terpisah Bupati Purbaingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan sejumlah langkah telah dilakukan Pemkab pasca bencana. Antara lain pembersihan akses jalan utama dari lumpur, evakuasi warga terdampak yang diperkirakan mencapai sekitar seribu jiwa, pendirian dua dapur umum, penyediaan layanan kesehatan, air bersih, pakaian, selimut, serta obat-obatan.
Berdasarkan pantauan kondisi lapangan sudah ada perkembangan, sejumlah jalur yang tadinya terisolir akibat jembatan putus mulai dipulihkan sementara menggunakan jembatan darurat. “Semua unsur bergerak bersama. TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bahu-membahu agar penanganan darurat ini berjalan cepat dan warga bisa segera pulih,” ujarnya.