
BANYUMAS, SERAYUNEWS- Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Banyumas dan para pengguna jalan.
Setelah hampir tiga pekan menjalani proses rehabilitasi, Jembatan Serayu Banyumas dipastikan kembali dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 08.00 WIB.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas yang memastikan akses di jembatan penghubung Kecamatan Banyumas dan Kalibagor itu telah kembali normal setelah pekerjaan konstruksi selesai lebih cepat dari jadwal.
Dengan dibukanya kembali Jembatan Serayu, masyarakat tidak lagi harus memutar melalui jalur alternatif sebagaimana diberlakukan selama masa penutupan. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi barang diperkirakan kembali berjalan lancar.
Seksi Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Banyumas memastikan bahwa mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, seluruh kendaraan diperbolehkan melintasi Jembatan Serayu.
Artinya, kendaraan roda dua, mobil pribadi, angkutan umum, bus hingga kendaraan angkut barang kembali dapat menggunakan jalur tersebut sebagai akses utama menuju Purwokerto maupun Banyumas.
Dalam pengumuman resminya, Dishub Banyumas juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersabar selama proses perbaikan berlangsung. “Akses kini sudah lancar dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” tulisnya.
Pemerintah berharap masyarakat tetap mengutamakan keselamatan serta mematuhi rambu lalu lintas ketika melintasi jembatan yang baru selesai diperbaiki tersebut.
Sebelumnya, pemerintah menjadwalkan rehabilitasi Jembatan Serayu Banyumas berlangsung selama sekitar 45 hari, yakni mulai tanggal 15 Juni hingga 30 Juli 2026.
Namun pekerjaan berhasil diselesaikan jauh lebih cepat sehingga pembukaan jembatan dapat dilakukan pada awal Juli.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, percepatan pekerjaan dilakukan melalui sistem kerja tanpa henti selama 24 jam.
Selain itu, tim proyek juga menggunakan material beton dengan proses pengerasan yang lebih cepat sehingga tahapan pengaspalan dapat segera dilakukan tanpa harus menunggu terlalu lama.
Menurutnya, selama proses rehabilitasi tidak ditemukan kendala teknis yang berarti sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana bahkan selesai lebih awal.
Penutupan total Jembatan Serayu Banyumas sejak 15 Juni lalu sempat memengaruhi aktivitas masyarakat Banyumas.
Ribuan kendaraan yang biasanya melintas setiap hari harus menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah.
Untuk kendaraan besar dan bus, pengalihan arus dilakukan melalui rute:
Sementara kendaraan kecil diarahkan melewati ruas Banyumas – Mandirancan – Patikraja – Purwokerto.
Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan setelah Dishub Banyumas melakukan uji coba penutupan guna memetakan dampak kepadatan lalu lintas dan memastikan jalur alternatif mampu menampung arus kendaraan selama proses rehabilitasi.
Selama penutupan berlangsung, tidak sedikit warga yang memilih menggunakan perahu tradisional untuk menyeberangi Sungai Serayu.
Cara tersebut dinilai lebih cepat dibanding harus memutar hingga puluhan kilometer melalui jalur alternatif.
Penyeberangan perahu menjadi solusi sementara bagi warga yang beraktivitas setiap hari di dua wilayah yang dihubungkan oleh Jembatan Serayu, khususnya pekerja, pelajar, dan pedagang.
Kabar pembukaan kembali Jembatan Serayu langsung disambut antusias masyarakat.
Kolom komentar media sosial Dishub Banyumas dipenuhi ucapan syukur dan apresiasi kepada pemerintah serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi.
Banyak warga mengaku lega karena tidak lagi harus memutar jauh menuju Purwokerto maupun Banyumas.
Meski demikian, sejumlah pengguna jalan juga sempat menanyakan kemungkinan pembukaan lebih awal pada pagi hari. Dishub menegaskan bahwa pembukaan resmi dilakukan mulai pukul 08.00 WIB pada Senin, 6 Juli 2026.
Kembalinya fungsi Jembatan Serayu Banyumas diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Banyumas.
Selama masa penutupan, waktu tempuh kendaraan meningkat karena harus menggunakan jalur memutar. Kondisi tersebut berdampak pada distribusi barang, operasional angkutan umum, hingga aktivitas perdagangan masyarakat.
Dengan dibukanya kembali jembatan, biaya transportasi dan waktu perjalanan diperkirakan kembali normal sehingga konektivitas antarwilayah menjadi lebih efisien.
– Hari: Senin, 6 Juli 2026
– Waktu: Pukul 08.00 WIB
– Status: Dibuka untuk seluruh jenis kendaraan
– Lokasi: Jembatan Serayu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Masyarakat yang akan melintas diimbau tetap berkendara dengan tertib, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar arus kendaraan tetap aman dan lancar setelah akses Jembatan Serayu kembali dibuka.