
CILACAP, SERAYUNEWS – Kabar menggembirakan datang bagi pecinta sepak bola di Kabupaten Cilacap. PSCS kini resmi kembali menjadi milik Kabupaten Cilacap.
Kepastian tersebut diumumkan oleh Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya melalui akun media sosial pribadinya dan disambut antusias masyarakat.
Ammy menjelaskan, status kepemilikan PSCS telah resmi tercatat sejak 20 April 2026. Kepastian itu dibuktikan melalui berita acara pendaftaran di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HAKI) yang mencakup berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan sepak bola.
“Sejak tanggal 20 April 2026 sebetulnya PSCS sudah resmi menjadi milik Kabupaten Cilacap. Sesuai berita acara pendaftaran Ditjen HAKI yang mencakup klub sepak bola, sekolah sepak bola, organisasi permainan sepak bola, pendidikan olahraga di bidang sepak bola, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola,” kata Ammy.
Ammy menegaskan, kembalinya PSCS menjadi momentum untuk membangun kekuatan sepak bola berbasis talenta lokal.
Pemerintah Kabupaten Cilacap ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi putra daerah untuk berkembang, tanpa bergantung pada perekrutan pemain dari luar.
Menurutnya, tujuan utama adalah melahirkan pesepak bola asli Cilacap yang mampu berprestasi dan menjadi kebanggaan daerah di level nasional.
“Saya tidak ingin melakukan pencatutan-pencatutan pemain. Cita-cita besar Cilacap adalah mencetak atlet-atlet sepak bola yang ikonik dari Kabupaten Cilacap,” ujarnya.
Sebagai langkah awal membangun skuad baru, Pemkab Cilacap membuka seleksi terbuka calon pemain PSCS.
Seleksi dijadwalkan berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026
Lokasi: Stadion Wijayakusuma, Cilacap
Usia peserta: 17–23 tahun
Tinggi badan minimal: 170 sentimeter
Ammy mengatakan peserta cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan pendaftaran langsung di lokasi seleksi.
“Dibuka peluang seluas-luasnya untuk kalian semua yang hobi sepak bola, punya talenta bermain sepak bola, atau ingin menjadi atlet sepak bola. Cukup bawa KTP, langsung daftar dan mengikuti seleksi,” katanya.
Dari proses seleksi tersebut, panitia akan memilih 25 pemain terbaik yang akan mengisi skuad utama dan pemain cadangan PSCS untuk menghadapi kompetisi pada musim berikutnya.
Melalui proses seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap kebangkitan PSCS tidak hanya mengembalikan kebanggaan masyarakat terhadap klub berjuluk Laskar Nusakambangan, tetapi juga menjadi awal lahirnya generasi baru pesepak bola asli Cilacap yang mampu bersaing di tingkat nasional.