
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, bersama jajaran anggota terjun langsung ke sejumlah titik rawan guna memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Pasar Induk Banjarnegara.
Patroli tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Banjarnegara menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, khususnya di kawasan pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama pejabat utama menyusuri sejumlah area pasar dan berinteraksi langsung dengan para pedagang maupun masyarakat.
Kehadiran kepolisian sekaligus menjadi sarana untuk mendengarkan secara langsung berbagai informasi, keluhan, maupun potensi gangguan keamanan yang ada di lingkungan pasar.
Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi mengatakan, patroli bukan hanya bertujuan untuk memastikan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan antara polisi dengan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan perhatian masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan pasar memiliki dinamika aktivitas masyarakat yang cukup tinggi sehingga membutuhkan kehadiran dan pemantauan secara berkala. Dengan patroli rutin, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sedini mungkin.
“Selain melakukan pemantauan, kami mengajak para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian baik secara langsung maupun call center 110 apabila menemukan adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujarnya.
Polres Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga.
Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polres Banjarnegara ingin memastikan bahwa rasa aman bukan sekadar imbauan, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam setiap aktivitasnya.