
CILACAP, SERAYUNEWS – Kapolresta Cilacap Kombes Pol Yovan Fatika Handhiska Aprilaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat nelayan. Ia menggelar silaturahmi kamtibmas bersama KUD Mino Saroyo Cilacap dan DPC HNSI Kabupaten Cilacap.
Pertemuan yang digelar di Kantor HNSI Cilacap itu menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat pesisir sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi nelayan.
Kapolresta Cilacap hadir didampingi Wakapolresta Cilacap AKBP Endro Aribowo, jajaran pejabat utama Polresta Cilacap, serta Kapolsek Cilacap Selatan AKP Siwan.
Sementara dari kalangan nelayan hadir Ketua DPC HNSI Kabupaten Cilacap Sarjono, Ketua KUD Mino Saroyo Untung Jayanto, serta sejumlah ketua rukun nelayan dan kelompok nelayan.
Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan pertemuan tersebut bukan hanya agenda silaturahmi. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat nelayan.
“Kami ingin komunikasi dengan masyarakat nelayan terus terjalin dengan baik. Polri tidak hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi juga membangun komunikasi dan kebersamaan sejak awal,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Dia menyebut masyarakat nelayan memiliki aktivitas dan karakteristik lingkungan yang berbeda dibandingkan masyarakat di wilayah perkotaan. Aktivitas mereka berkaitan erat dengan kawasan pesisir dan perairan sehingga komunikasi antara kepolisian dengan kelompok nelayan dinilai penting.
Melalui komunikasi yang terbangun secara rutin, polisi berharap berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat diketahui lebih awal. Dengan begitu, penyelesaiannya juga bisa dilakukan secara bersama-sama sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Galih menuturkan Polresta Cilacap akan terus membuka ruang komunikasi dengan organisasi dan kelompok nelayan. Sinergi itu melibatkan HNSI, KUD Mino Saroyo, rukun nelayan hingga kelompok-kelompok nelayan yang berada di wilayah pesisir.
“Jadi dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lapangan bisa lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama. Ini bagian dari upaya Polresta Cilacap untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, keamanan dan ketertiban di kawasan pesisir tidak hanya menjadi tugas kepolisian. Peran masyarakat juga dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang kondusif.
Terlebih, aktivitas nelayan tidak hanya berlangsung di daratan. Sebagian besar kegiatan mereka dilakukan di laut sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta hubungan baik antarmasyarakat.
Polresta Cilacap menegaskan komunikasi dengan masyarakat nelayan tidak akan berhenti setelah kegiatan silaturahmi tersebut. Kepolisian ingin hubungan yang sudah terbangun dapat terus dipelihara melalui komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi saja. Hubungan yang sudah terjalin akan terus kami jaga, karena keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Nelayan bisa bekerja dengan tenang, masyarakat juga merasa aman,” ujar Galih.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab. Para peserta berdiskusi dan bertukar informasi mengenai kondisi masyarakat pesisir.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polresta Cilacap mengedepankan pola komunikasi yang humanis. Polisi ingin membangun kepercayaan dengan masyarakat melalui kehadiran yang tidak hanya dilakukan saat terjadi gangguan keamanan.
Dengan komunikasi yang semakin terbuka, kepolisian berharap berbagai informasi dari masyarakat dapat diterima lebih cepat. Di sisi lain, masyarakat nelayan juga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang mereka temui dalam aktivitas sehari-hari.
Silaturahmi bersama KUD Mino Saroyo dan HNSI ini pun menjadi salah satu langkah memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir Cilacap.