Kamis, 2 Desember 2021

Kasatlantas Polres Banjarnegara Datangi Keluarga Korban Longsor di Mlaya

Kasatlantas Polres Banjarnegara memberikan bantuan pada koran longsor di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan. (Maula)

Bentuk kepedulian sesama dilakukan oleh jajaran Polres Banjarnegara. Kali ini Kasatlantas Polres Banjarnegara AKP Erwin Chan Siregar datang langsung dan memberikan bantuan pada korban bencana tanah longsor yang ada di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan.


Banjarnegara, serayunews.com

Kedatangan dan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian sesama melalui program Polantas hadir di setiap kegiatan dan peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan setidaknya bisa sedikit meringankan beban keluarga korban tanah longsor yang terjadi pada Kamis petang.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto melalui Kasat Lantas AKP Erwin Chan Siregar mengatakan, bakti sosial dilakukan sebagai kegiatan untuk menyampaikan rasa empati kepada keluarga yang mendapatkan musibah tanah longsor.

“Ini merupakan wujud rasa empati kami kepada bapak Siswanto dan keluarga yang kemarin mendapatkan musibah dimana anaknya menjadi korban longsor,” katanya.

Seperti diketahui, hujan lebat yang terjadi pada Kamis (21/10/2021) menyebabkan tebing setinggi 4 meter yang ada di Dusun Sidakarya, RT 06 RW 03, Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara longsor dan menimpa rumah warga. Tidak hanya itu material longsoran juga menerjang satu keluarga dan menyebabkan bocah berumur 3 tahun meninggal dunia.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula saat wilayah Banjarnegara diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Tidak hanya itu hujan yang turun sejak pukul 13.00 WIB ini menyebabkan tebing setinggi 4 meter longsor dan menimpa rumah warga dan menyebabkan bocah 3 tahun meninggal dunia.

Kalakhar BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Andri Sulistyo mengatakan, hujan terus mengguyur wilayah Desa Mlaya sejak pukul 13.00 WIB, sekitar pukul 15.00 WIB, tebing setinggi 4 meter dengan panjang 6 meter ini longsor dan menimpa rumah Siswanto. Saat kejadian, anak Siswanto yakni Afiyanti sedang terlelap tidur bersama adiknya yang baru berusia 3 tahun.

“Kedua korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 16.00 WIB, Afiyanti mengalami luka ringan pada bagian lengan dan sudah mendapatkan perawatan dari tim kesehatan, sementara sang adik meninggal dunia akibat tertimpa material longsoran. Saat ini jasad korban sudah diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini