SERAYUNEWS – Untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 6.180 posko Masjid Ramah di berbagai jalur mudik di Indonesia.
Posko ini berbasis masjid dan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik agar perjalanan mereka lebih nyaman dan aman. “Ada 6.180 posko berbasis Masjid Ramah di Jalur Mudik yang telah kami siapkan,” ujar Dirjen Bimas Islam, Prof. Abu Rokhmad, Selasa (25/3/2025).
Ribuan posko masjid ini beroperasi selama 24 jam. Kemenag juga telah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi agar posko berbasis masjid di jalur mudik dapat memberikan layanan terbaik, seperti toilet bersih, air wudu, tempat istirahat, serta makanan dan minuman takjil.
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar, yang meminta Kemenag untuk berperan aktif dalam memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
“Ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam perjalanan mudik. Kami mengajak seluruh jajaran Kemenag dan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) daerah untuk bersinergi dengan para pengurus masjid agar layanan ini berjalan optimal,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Bimas Islam, terdapat 6.180 masjid di 23 provinsi yang siap menjadi posko mudik.
Jumlah ini masih bisa bertambah seiring dengan partisipasi berbagai pihak yang ikut berkontribusi, baik dalam bentuk donasi makanan, minuman, sarung, cairan pembersih, maupun tenaga relawan.
“Data ini terus kami perbarui. Banyak pihak yang turut berpartisipasi dalam mendukung program ini, mulai dari masyarakat hingga lembaga keagamaan,” tuturnya.
Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan layanan ini dapat membantu pemudik agar perjalanan mereka lebih nyaman dan lancar.
Program ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Menteri Agama No. 2 Tahun 2025 yang menginstruksikan agar masjid-masjid di jalur mudik dapat beroperasi selama 24 jam guna mendukung kelancaran arus mudik nasional.
Berikut sebaran Masjid Ramah di berbagai provinsi:
Dengan adanya Masjid Ramah ini, para pemudik diharapkan dapat lebih mudah menemukan tempat untuk beribadah, beristirahat, serta mendapatkan fasilitas yang memadai selama perjalanan menuju kampung halaman.***