
SERAYUNEWS – Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya bergerak cepat menata kembali roda pemerintahan setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sadmoko Danardono.
Salah satu langkah awal yang akan dilakukan yakni menunjuk pelaksana tugas (Plt) Sekda untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap stabil.
Ammy Amalia Fatma Surya resmi menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap setelah menerima surat penugasan dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul penahanan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ammy mengungkapkan surat tugas tersebut diterimanya pada Minggu dini hari. Ia mengaku masih dalam kondisi terkejut dengan situasi yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
“Pak Gubernur sudah menurunkan surat tugas kepada saya tadi malam tanggal 15 Maret. Mohon maaf, saya masih agak shock dengan kondisi ini,” kata Ammy, usai rapat asistensi di Cilacap, Minggu (15/3/2026).
Meski demikian, ia menegaskan siap menjalankan amanah sebagai Plt Bupati Cilacap dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.
“Sebagai pelaksana tugas Bupati Kabupaten Cilacap, insyaallah saya akan menjalankan kewajiban dan kewenangan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Langkah pertama yang akan dilakukan Ammy adalah menunjuk pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda). Posisi tersebut menjadi krusial karena Sekda merupakan koordinator utama jalannya birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Seperti diketahui, Sekda Cilacap sebelumnya juga terseret dalam kasus dugaan pemerasan terkait permintaan tunjangan hari raya (THR) kepada sejumlah pihak.
Ammy mengatakan penunjukan Plt Sekda akan dilakukan dalam waktu dekat agar sistem administrasi pemerintahan tetap berjalan normal.
“Besok saya akan menetapkan Plt Sekretaris Daerah. Karena sekda ini adalah jantung jalannya roda pemerintahan,” jelasnya.
Ia menyebut sosok yang akan ditunjuk berasal dari pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Cilacap.
Dalam menentukan Plt Sekda, Ammy menegaskan tidak akan membentuk tim khusus. Penilaian akan dilakukan secara objektif berdasarkan rekam jejak dan kinerja para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, selama ini evaluasi kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap sudah rutin dilakukan bersama Bupati sebelumnya.
“Tidak ada tim khusus. Kami selama ini sudah sering melakukan evaluasi kinerja kepala OPD setiap minggu maupun setiap bulan,” ujarnya.
Karena itu, ia mengaku sudah mengetahui bagaimana kapasitas dan performa masing-masing pejabat eselon II yang berpotensi mengisi jabatan tersebut.
Ammy juga menegaskan meski saat ini statusnya masih sebagai pelaksana tugas, ia akan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai kepala daerah secara maksimal.
“Memang untuk hak-haknya masih berbeda dengan bupati definitif. Tapi saya tetap akan menjalankan kewajiban dan tanggung jawab saya dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cilacap,” pungkasnya.