
SERAYUNEWS – Menyambut arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mengaktifkan layanan kemanusiaan melalui Posko Mudik Muhammadiyah.
Bertempat di Masjid At-Tajdiid UMP, Jl. Suparjo Roestam, Sokaraja, fasilitas ini siap melayani para musafir selama 24 jam penuh, terhitung sejak 13 Maret hingga 27 Maret 2026.
Penanggung jawab posko di wilayah Kabupaten Banyumas, Subhan Purno Aji, S.IP., M.A., yang juga menjabat sebagai Ketua PDPM Banyumas, menjelaskan bahwa terdapat total 21 titik posko di seluruh Banyumas demi menjamin kenyamanan pemudik.
“Posko Mudik UMP menjadi salah satu posko dengan fasilitas terlengkap sekaligus memiliki lokasi yang sangat strategis. Letaknya berada di jalur nasional yang dilalui pemudik dari arah barat seperti Jakarta menuju Purwokerto dan selanjutnya ke wilayah timur seperti Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan daerah sekitarnya,” kata Subhan.
Apresiasi datang dari Kapolsek Sokaraja, AKP Wawan Dwi Leksono, S.Sos. Ia menilai kehadiran posko rutin ini sangat membantu kepolisian dalam mengawal ketertiban lalu lintas di area gerbang timur Purwokerto.
“Kami Kepolisian Sektor Sokaraja juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kegiatan tersebut dengan menurunkan personel yang akan berpartisipasi di Posko Mudik UMP yang berada di Masjid At-Tajdiid, Sokaraja,” kata AKP Wawan.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menekankan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen kampus untuk hadir di tengah masyarakat melalui kolaborasi lintas sektoral.
“UMP berkolaborasi dengan Kepolisian dan PDPM Banyumas untuk menyiapkan tempat singgah sekaligus membantu pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah,” ujarnya.
Tak hanya sekadar tempat mampir, UMP memastikan setiap pemudik mendapatkan penanganan yang layak agar kondisi fisik tetap prima selama di perjalanan.
“Kami menyediakan layanan terbaik bagi para pemudik, mulai dari tempat istirahat, fasilitas ibadah, layanan kesehatan, hingga konsumsi. Kami ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman dan tidak kelaparan selama perjalanan,” kata Wawan.
Melalui kehadiran posko ini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan para pemudik yang melintasi Sokaraja bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat dan lancar.