
SERAYUNEWS – Momentum libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, cuti bersama Iduladha, Hari Raya Waisak 2570 BE, hingga Hari Lahir Pancasila mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Dampaknya, jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah Kabupaten Cilacap mengalami lonjakan signifikan.
Data PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat, selama periode Selasa (26/5) hingga Minggu (31/5), volume penumpang di Stasiun Cilacap mencapai 9.572 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 4.558 penumpang yang berangkat dan 5.014 penumpang yang tiba.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada pekan sebelumnya yang mencatat 9.168 penumpang, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 4 persen. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan moda transportasi kereta api selama masa libur panjang.
Namun, lonjakan yang lebih besar terjadi di Stasiun Kroya. Pada periode yang sama, jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai 22.467 orang. Rinciannya, sebanyak 10.634 penumpang berangkat dan 11.833 penumpang tiba.
Angka tersebut meningkat hingga 49 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya mencapai 15.093 penumpang. Stasiun Kroya menjadi salah satu titik dengan aktivitas penumpang paling padat di wilayah Daop 5 Purwokerto selama masa libur.
Memasuki awal pekan dan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, arus penumpang masih terpantau tinggi. Berdasarkan data hingga Senin (1/6) siang, jumlah penumpang yang berangkat dan tiba di Stasiun Cilacap mencapai 1.546 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 589 penumpang tercatat berangkat dan 957 penumpang tiba di Stasiun Cilacap. Sementara itu, di Stasiun Kroya jumlah penumpang mencapai 3.460 orang, dengan rincian 1.818 penumpang berangkat dan 1.642 penumpang tiba.
Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah karena penjualan tiket dan kedatangan penumpang masih berlangsung hingga malam hari.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan penumpang tidak hanya terjadi di Cilacap dan Kroya, tetapi juga merata di seluruh stasiun yang berada di wilayah operasional Daop 5 Purwokerto.
Selama periode 26 hingga 31 Mei, total penumpang yang berangkat dan tiba di seluruh stasiun Daop 5 mencapai 198.729 orang. Jumlah itu terdiri atas 95.773 penumpang berangkat dan 102.956 penumpang tiba.
Secara keseluruhan, angka tersebut meningkat sekitar 49 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat 133.350 penumpang.
Untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan, KAI Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh aspek operasional telah disiapkan secara maksimal. Mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, keandalan perjalanan kereta api, hingga pelayanan kepada pelanggan di stasiun.
As’ad mengimbau para penumpang agar datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari kendala saat proses keberangkatan.
“KAI mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, agar proses boarding berjalan lancar dan pelanggan tidak tertinggal kereta. Selain itu, pelanggan juga diingatkan untuk memperhatikan barang bawaan serta menghindari membawa barang berlebihan demi kenyamanan bersama,” ujar As’ad.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang, kereta api masih menjadi pilihan utama transportasi karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu. KAI pun terus berupaya menjaga kualitas layanan agar perjalanan pelanggan tetap lancar hingga berakhirnya masa liburan.