
SEMARANG, SERAYUNEWS — Persaingan perolehan medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 berlangsung ketat. Sejumlah kabupaten/kota dari wilayah eks Karesidenan Banyumas turut mencatatkan hasil berbeda dalam klasemen sementara maupun akhir perolehan medali. POPDa Jateng dilaksanakan pada 1 sampai 6 September 2026.
Kabupaten Banyumas menjadi daerah dengan posisi terbaik dari wilayah Karesidenan Banyumas. Kabupaten Banyumas menempati peringkat keempat klasemen dengan mengoleksi 28 medali emas, 30 perak, dan 43 perunggu.
Posisi tersebut menempatkan Banyumas sebagai Kabupaten dengan perolehan medali terbanyak untuk wilayah Jawa Tengah bagian barat.
Sementara Kota Semarang masih menjadi kekuatan utama dalam POPDA Jawa Tengah 2026. Semarang berada di posisi puncak klasemen dengan raihan 99 emas, 58 perak, dan 58 perunggu.
Di posisi kedua terdapat Kota Surakarta yang mengumpulkan 56 emas, 41 perak, dan 62 perunggu. Kota Salatiga melengkapi tiga besar dengan torehan 30 emas, 19 perak, dan 27 perunggu.
Dengan perolehan tersebut, Banyumas menjadi daerah pertama dari Karesidenan Banyumas yang berhasil menembus lima besar klasemen.
Prestasi membanggakan diraih oleh Kabupaten Cilacap, dimana Kabupaten Cilacap sukses menembus 10 besar klasemen dengan menempatkan dirinya pada peringkat 8 dengan total perolehan 16 emas, 20 perak, dan 26 perunggu.
Hasil tersebut menunjukkan persaingan antardaerah yang cukup ketat, terutama dalam perebutan posisi di papan atas klasemen. Sedangkan Kabupaten Banjarnegara berada di peringkat ke-20 klasemen POPDA Jawa Tengah 2026 dengan raihan 6 medali emas, 11 perak, dan 20 perunggu.
Perolehan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan olahraga pelajar di Banjarnegara. Medali dari berbagai cabang olahraga diharapkan dapat menjadi modal untuk meningkatkan prestasi pada ajang pelajar berikutnya.

Kabupaten Purbalingga berada di posisi ke-29. Kontingen Purbalingga mengoleksi 3 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu. Meski berada di papan bawah klasemen, raihan medali tersebut tetap menunjukkan adanya kontribusi atlet-atlet pelajar Purbalingga dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah.
Jika melihat posisi empat daerah yang berada di wilayah eks Karesidenan Banyumas, urutannya adalah:
1. Kabupaten Banyumas — peringkat 4: 28 emas, 30 perak, 43 perunggu.
2. Kabupaten Cilacap — peringkat 8: 16 emas, 20 perak, 26 perunggu.
3. Kabupaten Banjarnegara — peringkat 20: 6 emas, 11 perak, 20 perunggu.
4. Kabupaten Purbalingga — peringkat 29: 3 emas, 13 perak, 14 perunggu.
Perbedaan posisi tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan olahraga pelajar di wilayah eks Karesidenan Banyumas masih cukup beragam. Banyumas tampil paling menonjol dengan menembus empat besar, disusul Cilacap yang juga berhasil masuk sepuluh besar.
Bagi Banjarnegara dan Purbalingga, hasil POPDA 2026 dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat pembinaan atlet usia pelajar secara berkelanjutan.