
SERAYUNEWS – Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Brantas, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Minggu (3/5/2026) malam. Peristiwa ini diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari panel MCB di dalam kamar tidur.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, pemilik rumah bernama Kaswan (70) melihat kepulan asap muncul dari kamar tidurnya.
“Awalnya saksi melihat asap, kemudian diketahui berasal dari panel listrik yang memercikkan api hingga membakar bagian kamar,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Kaswan segera menghubungi Pos Damkar Cilacap untuk meminta bantuan. Laporan yang masuk langsung direspons cepat oleh petugas dengan menyiapkan peralatan serta alat pelindung diri sebelum menuju lokasi kejadian.
Tak butuh waktu lama, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan diterima. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merambat ke bagian rumah lainnya.
“Respons time kami sekitar lima menit. Petugas langsung melakukan pemadaman, dilanjutkan proses overhaul dan pendinginan,” jelasnya.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Sejumlah bagian kamar dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar.
Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 6.000 liter air. Selain itu, tim juga memberikan sosialisasi singkat kepada warga terkait kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, termasuk pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala.
Gatot mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi yang sudah lama atau tidak sesuai standar.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.