
SERAYUNEWS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mencatatkan prestasi gemilang di level nasional. Kali ini, Mirna Hasanah, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI), sukses menyabet predikat penulis naskah terbaik dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional yang digelar oleh Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) tahun 2026.
Prestasi ini dikukuhkan melalui SK Panitia HUT ke-73 IKAHI Nomor 093/Pan.HUT/IV/2026. Mirna berhasil bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi bergengsi di Indonesia dalam kategori umum.
Dalam naskahnya yang berjudul “Praperadilan Pasca KUHAP 2025: Menuju Pengawasan Yudisial yang Efektif dan Berkeadilan”, Mirna membedah implementasi aturan hukum terbaru yang baru berlaku efektif Januari 2026. Ia mengakui tantangan terbesar adalah riset yang mendalam.
“Prosesnya cukup panjang, saya mulai dari membaca regulasi baru, kemudian mencari jurnal-jurnal ilmiah yang relevan untuk membangun argumentasi. Yang paling menantang justru memastikan setiap klaim memiliki dasar sumber yang kredibel,” katanya.
Ia menyimpulkan adanya progres besar dalam sistem peradilan, meski masih ada catatan. “Kesimpulannya, ada kemajuan yang signifikan, tetapi juga masih ada kelemahan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Terbatasnya literatur hukum terbaru membuatnya harus menggali sumber primer secara mandiri. “Saya harus menggali langsung dari sumber primer, seperti undang-undang dan putusan Mahkamah Konstitusi, karena kajian akademiknya masih sangat terbatas,” tambahnya.
Ketua Prodi HES FAI UMP, Safitri Mukarromah, S.Ag., M.Sy., menyambut hangat pencapaian ini. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian yang diraih oleh Mirna Hasanah. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi HES dan Fakultas Agama Islam secara keseluruhan,” kata dia.
Ia menambahkan bahwa pihak kampus terus berkomitmen memberikan pendampingan melalui klinik manuskrip dan pelatihan rutin. “Kompetisi ilmiah seperti ini sangat penting sebagai wadah mengasah kemampuan akademik, berpikir kritis, dan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa,” kata Safitri.