
SERAYUNEWS- Laga puncak Final FIFA Series 2026 akan menyajikan duel panas antara Timnas Indonesia vs Bulgaria pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Pertandingan bergengsi ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan disiarkan langsung melalui Indosiar, SCTV, serta platform streaming Vidio.
Pertandingan ini menjadi penentuan akhir setelah kedua tim tampil impresif di semifinal dengan kemenangan besar. Indonesia berambisi menutup turnamen dengan gelar juara, sementara Bulgaria datang dengan kepercayaan diri tinggi usai pesta gol.
Senin, 30 Maret 2026
Pukul 20.00 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Siaran langsung: Indosiar & SCTV
Live streaming: Vidio di https://www.vidio.com/live/20992-fifa-series-2026?schedule_id=4980161
Penonton dapat menyaksikan pertandingan melalui aplikasi atau situs resmi Vidio untuk kualitas siaran terbaik.
Bagi kamu yang ingin menonton melalui HP atau laptop, berikut langkah mudah mengakses live streaming di Vidio:
1. Download aplikasi Vidio
Unduh melalui Google Play Store atau App Store.
2. Daftar atau login akun
Gunakan email atau nomor HP untuk masuk.
3. Cari pertandingan
Ketik “Indonesia vs Bulgaria” atau “FIFA Series 2026” di kolom pencarian.
4. Pilih tayangan live
Klik banner pertandingan yang sedang berlangsung.
5. Aktifkan paket (jika diperlukan)
Beberapa pertandingan membutuhkan langganan premium.
6. Nikmati pertandingan
Pastikan koneksi internet stabil agar tidak buffering.
Tips: Gunakan WiFi atau jaringan 4G/5G yang stabil agar pengalaman menonton lebih lancar.
Skuad Garuda di bawah arahan John Herdman menunjukkan performa menjanjikan sejak awal turnamen. Pada semifinal, Indonesia sukses membungkam Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0.
Beckham Putra menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol cepat di babak pertama. Penampilan solid kemudian disempurnakan oleh gol dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra di babak kedua.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena menjadi debut manis Herdman bersama Timnas Indonesia. Selain itu, hasil positif ini turut mengerek posisi Indonesia di peringkat FIFA ke kisaran 120 dunia.
Di kubu lawan, Bulgaria tampil tidak kalah impresif. Tim asal Eropa tersebut menghancurkan Kepulauan Solomon dengan skor mencolok 10-2 di semifinal.
Di bawah komando Aleksandar Dimitrov, Bulgaria menunjukkan kekuatan lini serang yang sangat tajam. Sejumlah pemain seperti Vladimir Nikolov, Nikola Iliev, dan Marin Petkov menjadi ancaman serius bagi pertahanan Indonesia.
Menariknya, Dimitrov bukan sosok asing bagi publik sepak bola Indonesia. Ia pernah berkarier di Tanah Air dan memiliki pengalaman sebagai bagian dari tim kepelatihan Indonesia di masa lalu.
Menghadapi lawan tangguh, Herdman menegaskan pentingnya fokus sejak menit awal. Ia tidak ingin anak asuhnya mengulang kesalahan saat tampil kurang solid di awal pertandingan semifinal.
“Kami harus bermain sebagai tim sejak awal. Tidak boleh terlalu individualistis,” tegas Herdman.
Dalam laga ini, Indonesia diperkirakan kembali mengandalkan formasi 3-4-2-1 dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora. Nama-nama seperti Jay Idzes, Elkan Baggott, hingga Emil Audero diyakini menjadi tulang punggung tim.
Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott; Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Dony Tri; Ole Romeny, Beckham Putra; Mauro Zijlstra.
Daniel Naumov; Ivan Turitsov, Petko Hristov, Rosen Bozhinov, Dimitar Velkovski; Andrian Kraev, Filip Krastev, Nikola Iliev; Marin Petkov, Vladimir Nikolov, Zdravko Dimitrov.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka. Indonesia dan Bulgaria sama-sama memiliki produktivitas gol tinggi, tetapi juga menyisakan celah di lini belakang.
Indonesia nyaris kebobolan di akhir laga semifinal, sementara Bulgaria tetap kebobolan dua gol meski menang besar. Hal ini membuat duel final berpotensi menghadirkan banyak peluang dan gol.
Laga ini juga memiliki arti penting bagi posisi Indonesia di ranking FIFA. Kemenangan atas Bulgaria yang berada di peringkat lebih tinggi akan memberikan tambahan poin signifikan.
Selain itu, bermain di hadapan puluhan ribu suporter di GBK menjadi motivasi tambahan bagi Skuad Garuda untuk mencetak sejarah.
Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno dipastikan akan penuh oleh dukungan suporter Merah Putih. Dukungan ini diharapkan mampu menjadi energi ekstra bagi para pemain di lapangan.
Final ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga pembuktian bahwa Indonesia mampu bersaing dengan tim Eropa di panggung internasional.