
SERAYUNEWS — Liverpool tampil dominan saat menjamu Leeds United pada lanjutan Liga Inggris, namun ketajaman di lini depan belum mampu memecah kebuntuan. Hingga peluit akhir dibunyikan, duel kedua tim harus berakhir tanpa gol.
Berdasarkan statistik pertandingan, Liverpool benar-benar “menggila”. The Reds melepaskan 16 tembakan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Leeds United hanya mampu mencatatkan 4 percobaan dan 2 tembakan tepat sasaran.
Dominasi Liverpool juga terlihat dari penguasaan bola yang mencapai 66 persen, jauh meninggalkan Leeds yang hanya menguasai 34 persen permainan. Dari sisi distribusi bola, Liverpool mencatatkan 619 operan dengan akurasi impresif 90 persen, sementara Leeds hanya membukukan 282 operan dengan akurasi 69 persen.
Meski ditekan sepanjang laga, Leeds justru tampil lebih keras. Tercatat, tim tamu mengoleksi dua kartu kuning, sementara Liverpool bermain disiplin tanpa satu pun kartu kuning atau kartu merah.
Hasil imbang ini membuat Liverpool kembali kehilangan poin krusial. Saat ini Liverpool masih bertahan di peringkat ke-4 sementara klasemen Liga Inggris dengan koleksi 33 poin dari 19 laga. Tambahan satu poin belum cukup untuk mengamankan posisi mereka di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Statistik boleh timpang, dominasi tak terbantahkan. Namun bagi Liverpool, pekerjaan rumah terbesar tetap sama menyelesaikan peluang menjadi gol.
Meski sempat mencetak gol pada laga sebelumnya. Namun, ternyata gelandang termahal di Liga Inggris tersebut masih belum bisa membuktikan dirinya layak dibandrol dengan harga yang mencapai lebih dari satu triliun rupiah itu.
Sepanjang pertandingan tidak banyak peluang apik yang berhasil diciptakan. Hingga akhirnya Arne Slot menarik keluar pemain asal Jerman itu pada menit ke-66 digantikan oleh Cody Gakpo.